Bupati Muara Enim Kena OTT
Update OTT Bupati Muara Enim Edison, KPK Geledah Rumah Dinas Mantan Kadisdikbud Muara Enim
Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan penggeledahan maraton di sejumlah lokasi di Kabupaten Muara Enim.
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Refly Permana
Ringkasan Berita:
- Penggeledahan ini merupakan tindak lanjut dari Operasi Tangkap Tangan terhadap Bupati Muara Enim Edison.
- Penyidik menyita sejumlah koper dan kardus berisi dokumen penting dari kantor pemerintahan dan rumah dinas.
- Kasus ini berkaitan dengan dugaan suap pengadaan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim.
SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Tindak lanjut pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Muara Enim Edison beberapa hari silam, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan pada Sabtu (13/6/2026).
Adapun dugaan kasus yang mengarah ke Edison adalah kasus suap pengadaan di lingkungan Disdikbud Muara Enim.
Sebelumnya, pada Jumat (12/6/2026), penyidik KPK sudah menggeledah empat rumah juga berkaitan dengan OTT Bupati Muara Enim.
Pada penggeledahan yang dilakukan Sabtu, dua rumah digeledah penyidik KPK.
Baca juga: Babak Baru Kasus OTT Bupati Muara Enim, KPK Telisik Peran Anggota BPK RI dalam Skandal Suap Audit
Informasi yang dihimpun Sripoku.com Minggu (14/6/2026), penyidik KPK membagi tim menjadi dua kelompok.
Kelompok pertama, sekitar pukul 08.00 WIB, melakukan penggeledahan di rumah dinas mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Muara Enim Rusdi Hairullah yang berada di Jalan Proklamasi, Kelurahan Air Lintang, Kecamatan Muara Enim.
Sedangkan tim lainnya mendatangi rumah seorang ASN di lingkungan Disdikbud Muara Enim di Jalan Anggrek, Kelurahan Air Lintang, Kecamatan Muara Enim.
Sekitar dua jam melakukan penggeledahan, kedua tim kembali berkumpul di Mapolres Muara Enim sekitar pukul 10.00 WIB, dan meninggalkan Polres Muara Enim dan kembali menuju ke sasalah satu hoteli Kota Muara Enim.
Pada hari Jumat sebelumnya, empat lokasi yang didatangi penyidik KPK adalah kantor Pemkab Muara Enim, Kantor Diknas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim, Rumah Dinas Bupati Muara Enim, dan rumah pribadi Sekretaris Diknas Muara Enim.
Penyidik KPK menghabiskan waktu sekitar 11 jam melakukan penggeledahan di empat lokasi tersebut.
Di Kantor Bupati Muara Enim, penyidik melakukan pemeriksaan di sejumlah ruangan, di antaranya ruang kerja bupati, ruang tunggu bupati, dan ruang kerja Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Muara Enim.
Baca juga: Pengembangan Kasus OTT Bupati Muara Enim H Edison, KPK Sita Dokumen Proyek Smart Board dan Audit BPK
Setelah sekitar empat jam melakukan penggeledahan, tim penyidik terlihat keluar dengan membawa dua koper berwarna biru dan hitam serta satu kardus yang diduga berisi dokumen penting terkait perkara yang sedang ditangani.
Sementara itu, tim lain melakukan penggeledahan di Kantor Disdikbud Muara Enim dengan menyasar sejumlah ruangan, yaitu ruang sekretaris, perencanaan, keuangan, sarana dan prasarana, serta bidang kebudayaan.
Ruangan-ruangan tersebut sebelumnya telah disegel KPK saat penggeledahan awal pada Senin, 8 Juni 2026.
| Babak Baru Kasus OTT Bupati Muara Enim, KPK Telisik Peran Anggota BPK RI dalam Skandal Suap Audit |
|
|---|
| Pengembangan Kasus OTT Bupati Muara Enim H Edison, KPK Sita Dokumen Proyek Smart Board dan Audit BPK |
|
|---|
| Dalam Waktu 11 Jam, Ada Empat Tempat Digeledah KPK Terkait OTT Bupati Muara Enim |
|
|---|
| Ada Rumah Pribadi Abi Nurwardani, Inilah Sejumlah Tempat Digeledah KPK Pasca OTT Bupati Muara Enim |
|
|---|
| KPK Bawa 2 Koper & 2 Kardus Berisi Berkas Dokumen, Kantor Bupati Muara Enim Edison Kembali Digeledah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/penggeledahanmuaraenim1.jpg)