Kata Polisi Soal Perampok Emas di Payaraman Ogan Ilir Masih Buron, Warga Dihantui Kecemasan

Warga Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Payaraman, Ogan Ilir, resah pascaperistiwa perampokan emas di daerah tersebut.

Tayang:
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Refly Permana
Facebook/sahlan
BOBOL RUMAH - Warga mengerumuni TKP bobol rumah di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Payaraman, Ogan Ilir pada Kamis (28/5/2026) pagi. Pelaku disebut menggondol emas sebanyak 12 suku. 
Ringkasan Berita:
  • Lansia dirampok di rumahnya di Desa Tanjung Lalang, Payaraman, Ogan Ilir, Kamis (28/6/2026) dini hari.
  • Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo mengklarifikasi hasil pemeriksaan: barang yang dicuri 12 suku.
  • Tim Opsnal Satreskrim Polres Ogan Ilir bersama Polsek terus bekerja di lapangan untuk mengungkap pelaku.

 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA – Warga Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Payaraman, Ogan Ilir, resah pascaperistiwa perampokan emas di daerah tersebut.

Diketahui, korban seorang lansia bernama Sunai, 68 tahun, dirampok pada Kamis, 28 Mei 2026 dini hari.

Menurut informasi dari warga, korban sedang tinggal seorang diri di rumah.

Masyarakat meminta polisi segera mengungkap kasus perampokan tersebut.

"Jujur saja kami sebagai warga merasa sangat resah. Kasus ini harus segera diusut," kata warga Tanjung Lalang bernama Sahlan, Senin, 1 Juni 2026.

Baca juga: Pelaku Perampokan 12 Suku Emas di Ogan Ilir Belum Tertangkap, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Diungkapkannya, Desa Tanjung Lalang selama ini dikenal sebagai daerah yang aman dari tindakan pencurian.

"Warga kalau malam itu biasa memarkir sepeda motor di luar rumah karena saking amannya desa ini. Tapi setelah ada perampokan emas, orang-orang langsung kaget," ujar Sahlan.

Ia juga mengaku sangat berempati terhadap korban perampokan yang hingga kini masih mengalami trauma.

"Semoga cepat terungkap. Kasihan orang tua dihajar perampok, barang berharga diambil," kata Sahlan.

Terpisah, Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo memastikan penyelidikan sedang dilakukan.

"Tim Opsnal Satreskrim Polres Ogan Ilir dan Polsek terus bekerja di lapangan," ujar Bagus.

Sebelumnya beredar kabar bahwa emas yang dirampok sebanyak 15 suku.

Namun menurut Bagus, berdasarkan hasil pemeriksaan, barang yang dicuri sebanyak 12 suku.

"Kita berdoa semoga secepatnya terungkap," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved