Berita Pagar Alam

Diguyur Hujan, Akses Kendaraan ke Gunung Dempo Tertimbun Longsor

Hujan deras dengan intensitas tinggi yang memicu kondisi tanah labil menyebabkan bencana tanah longsor di kawasan lereng Gunung Dempo

Tayang:
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Wawan Septiawan
TANAH LONGSOR - Petugas BPBD dan anggota Polisi membersihkan material longsor yang menutupi akses jalan menuju wisata Gunung Dempo, Jumat (22/5/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Hujan deras dengan intensitas tinggi yang memicu kondisi tanah labil menyebabkan bencana tanah longsor di kawasan lereng Gunung Dempo, Kota Pagar Alam. 
  • Material longsoran berupa lumpur, batu, dan tanah menutup badan jalan di Desa Planting RT 06 RW 03, Kelurahan Gunung Dempo, sehingga mengakibatkan akses kendaraan roda empat lumpuh total.
  • Untuk sementara waktu, jalur tersebut hanya dapat dilintasi oleh kendaraan roda dua secara bergantian melalui jalur darurat.

SRIPOKU.COM, PAGAR ALAM - Hujan deras dengan intensitas tinggi yang memicu kondisi tanah labil menyebabkan bencana tanah longsor di kawasan lereng Gunung Dempo, Kota Pagar Alam. 

Material longsoran berupa lumpur, batu, dan tanah menutup badan jalan di Desa Planting RT 06 RW 03, Kelurahan Gunung Dempo, sehingga mengakibatkan akses kendaraan roda empat lumpuh total.

Untuk sementara waktu, jalur tersebut hanya dapat dilintasi oleh kendaraan roda dua secara bergantian melalui jalur darurat.

Kapolres Pagar Alam, AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.Ik., melalui Kasi Humas Iptu Mansyur, Amd.Kep, SH., mengonfirmasi bahwa personel kepolisian langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat untuk melakukan penanganan awal.

“Anggota bersama BPBD dan masyarakat langsung mendatangi lokasi tanah longsor untuk melakukan penanganan awal. Saat ini akses baru bisa dilalui kendaraan roda dua sambil menunggu alat berat tiba di lokasi,” ujar Iptu Mansyur, Jumat (22/5/2026).

Proses pembersihan material longsor dipimpin langsung oleh Kapolsek Pagar Alam Selatan, Ipda Andi Wijaya, SE. 

Bersama personel kepolisian, petugas BPBD, dan warga setempat, mereka berjibaku membersihkan jalur secara manual menggunakan peralatan seadanya agar aktivitas masyarakat tidak sepenuhnya terputus.

Mengingat kondisi jalan berada di kawasan perbukitan yang rawan, proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati demi mengantisipasi adanya longsor susulan. 

Selain membantu pembersihan, aparat kepolisian juga disiagakan di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas dan memastikan keamanan para pengendara yang melintas perlahan di sisi jalan yang tersisa.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan pegunungan, terutama ketika hujan turun, karena potensi longsor susulan masih cukup tinggi. 

Saat ini warga dan petugas masih menunggu kedatangan alat berat di lokasi agar material longsor dapat dibersihkan secara total dan akses jalan kembali normal.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved