Berita Ogan Ilir
460 UMKM Isi 29 Rest Area di Sepanjang JTTS, Sewa Tenant Dapat Diskon 50 Persen
PT Hutama Karya (Persero) terus memperkuat peran Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebagai penggerak ekonomi daerah.
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
- PT Hutama Karya (Persero) terus memperkuat peran Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebagai penggerak ekonomi daerah.
- Hingga saat ini, sebanyak lebih dari 460 pelaku UMKM telah mengisi 29 rest area yang tersebar di sepanjang koridor tol dari Lampung hingga Aceh.
- Hutama Karya menghadirkan program keringanan biaya sewa tenant di rest area JTTS melalui promo diskon sebesar 50 persen.
SRIPOKU.COM, INDRALAYA — PT Hutama Karya (Persero) terus memperkuat peran Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sebagai penggerak ekonomi daerah.
Hingga saat ini, sebanyak lebih dari 460 pelaku UMKM telah mengisi 29 rest area yang tersebar di sepanjang koridor tol dari Lampung hingga Aceh.
"Sepanjang ruas tol dari Lampung sampai Aceh, ada lebih dari 460 UMKM yang mengisi 29 rest area," kata Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, Sabtu (9/5/2026).
Ruas-ruas tersebut di antaranya Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, Palembang-Indralaya-Prabumulih, Bengkulu-Taba Penanjung.
Kemudian Padang-Sicincin, Pekanbaru-Dumai, Pekanbaru-Bangkinang-Koto Kampar, Indrapura-Kisaran, Binjai-Langsa dan Sigli-Banda Aceh.
Dalam pengelolaan rest area, Hutama Karya memberikan perhatian khusus terhadap keterlibatan pelaku usaha lokal.
Hal ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2023 yang menetapkan alokasi lahan untuk UMKM paling sedikit 30 persen dari total luas area komersial.
"Namun kami memberikan ruang lebih besar dengan memprioritaskan sekitar 70 persen tenant rest area bagi pelaku UMKM. Mulai dari kuliner khas daerah, produk lokal, hingga berbagai kebutuhan pengguna jalan," jelas Iwan.
Sebagai langkah konkret dalam mendukung penguatan UMKM lokal, Hutama Karya menghadirkan program keringanan biaya sewa tenant di rest area JTTS melalui promo diskon sebesar 50 persen.
Program ini ditujukan bagi pelaku usaha lokal, khususnya UMKM, agar memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usaha di lokasi strategis yang berada di sepanjang koridor JTTS.
“Melalui program ini, kami ingin memberikan ruang yang lebih terbuka bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar dan menjangkau lebih banyak pelanggan," ujar Iwan.
Adapun skema promo tersebut berlaku bagi sewa tenant minimal selama tiga bulan, di mana nantinya akan memperoleh masa sewa tambahan menjadi enam bulan.
"Terus misalnya sewa tenant selama enam bulan akan mendapatkan masa sewa satu tahun dan berlaku dengan kelipatan yang sama," jelas Iwan.
Dengan keringanan ini, pelaku usaha memiliki waktu yang lebih panjang untuk memperkenalkan produk, membangun pelanggan, serta mengoptimalkan peluang bisnis di rest area JTTS.
“Penyewa tenant tidak hanya memperoleh biaya sewa yang lebih terjangkau, tetapi juga kesempatan untuk bertumbuh di pasar yang potensial," tutup Iwan.
| Warga Tambang Rambang Ogan Ilir Tuntut Pengembalian 1.200 Hektare Lahan yang Dikuasai Perusahaan |
|
|---|
| Pasar Tanjung Raja Ogan Ilir Terendam Banjir, Pedagang Desak Pemkab Turun Tangan |
|
|---|
| Sempat Minta Dibelikan Susu, Abdul Kadir Meninggal Tersengat Listrik saat Pasang Tiang Lampu Jalan |
|
|---|
| Breaking News: Seorang Pria Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Tiang Lampu Jalan di Tanjung Batu OI |
|
|---|
| Tuding Kakak Tak Becus Urus Orang Tua, Pria di Payaraman Diringkus Polisi Usai Ancam Bunuh Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/UMKM-tol-trans-Sumatera.jpg)