Berita MUBA

Penampakan Sapi Kurban Prabowo untuk Warga Sekayu Muba, Jenis Simental Bobot Berat Hampir 1 Ton

Tahun ini, bantuan tersebut berupa sapi jenis Simental dengan bobot mencapai 977 kilogram atau hampir satu ton.

Tayang:
Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Welly Hadinata
Handout
SAPI KURBAN PRABOWO : Sapi kurban bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto jenis Simental dengan bobot mencapai 977 kilogram saat menjalani penimbangan berat badan sebelum dikirim ke Kabupaten Musi Banyuasin pada H-2 Idul Adha 1447 Hijriah. 
Ringkasan Berita:
  • Kabupaten Muba menerima bantuan sapi kurban Presiden Prabowo Subianto berbobot 977 kilogram.
  • Sapi jenis Simental tersebut masih dirawat di Ogan Ilir sebelum dikirim ke Muba menjelang Idul Adha.
  • Pemkab Muba memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban untuk memastikan ternak sehat dan layak kurban.

SRIPOKU.COM, SEKAYU – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kembali menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Tahun ini, bantuan tersebut berupa sapi jenis Simental dengan bobot mencapai 977 kilogram atau hampir satu ton.

Saat ini sapi kurban bantuan presiden itu masih berada di Kabupaten Ogan Ilir untuk menjalani perawatan dan pemantauan kesehatan sebelum dikirim ke Kabupaten Muba.

Pemerintah Kabupaten Muba melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DPTHP) memastikan kondisi sapi dalam keadaan sehat dan layak dijadikan hewan kurban pada Idul Adha mendatang.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPTHP Muba, H Muslim, mengatakan sapi tersebut dijadwalkan tiba di Muba pada H-2 Idul Adha.

“Untuk sapi bantuan Presiden RI jenis Simental dengan bobot 977 kilogram dan berusia tiga tahun, saat ini masih berada di Kabupaten OI untuk perawatan. Rencananya akan dikirim ke Kabupaten Muba pada H-2 Idul Adha,” kata Muslim, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, proses perawatan dilakukan agar kondisi sapi tetap prima sebelum diserahkan kepada masyarakat sebagai hewan kurban bantuan presiden.

Selain itu, pemeriksaan kesehatan juga dilakukan secara berkala guna memastikan sapi bebas dari penyakit menular dan memenuhi syarat syariat kurban.

Di sisi lain, DPTHP Muba juga mulai memperketat pengawasan terhadap hewan kurban yang diperjualbelikan di sejumlah wilayah menjelang Idul Adha.

Pengawasan dilakukan melalui monitoring lapangan serta pemeriksaan kesehatan hewan ternak, baik sapi maupun kambing, yang dijual oleh pedagang.

“Menjelang Idul Adha kita akan melakukan monitoring dan pengawasan hewan penjualan kurban. Pemeriksaan kesehatan terus dilakukan agar hewan yang dijual benar-benar sehat dan layak kurban,” ujarnya.

Pemeriksaan meliputi kondisi fisik hewan, usia ternak, kesehatan mulut dan kuku, hingga memastikan hewan tidak terpapar penyakit menular.

Pihaknya juga mengimbau para pedagang hewan kurban untuk menjaga kebersihan kandang dan rutin memeriksakan kesehatan ternaknya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved