Hanya Ada O, Stok Golongan Darah di Lubuklinggau Menipis

Akibat kurangnya kegiatan donor darah selama bulan suci Ramadan, stok darah di PMI Kota Lubuklinggau menipis.

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Eko Hepronis
DONOR DARAH - Pelaksanaan donor pada saat peringatan hari Bhayangkara di Polres Lubuklinggau beberapa waktu lalu. Pasca momen lebaran 2026, stok darah di PMI Lubuklinggau menurun drastis. 
Ringkasan Berita:
  • Akibat kurangnya kegiatan donor darah selama bulan suci Ramadan, stok darah di PMI Kota Lubuklinggau menipis.
  • PMI Lubuklinggau berencana menggandeng berbagai pihak dalam kegiatan sosial dalam waktu dekat.
  • Di saat pendonor menurun, permintaan dari darah dari rumah sakit malah meningkat tajam.

 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Akibat kurangnya kegiatan donor darah selama bulan suci Ramadan, stok darah di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lubuklinggau, Sumsel menipis.

Saat ini, hanya tersedia golongan darah O. 

Di saat pendonor menurun, permintaan dari darah dari rumah sakit malah meningkat tajam pasca setelah lebaran Idul Fitri.

Kepala Bidang Pelayanan Darah PMI Kota Lubuklinggau, Budi, menyampaikan kondisi ini sudah berlangsung beberapa hari terakhir pasca Lebaran Idul Fitri.

Baca juga: Hukum Donor Darah Saat Puasa: Apakah Membatalkan Ibadah? Simak Penjelasan Ulama dan MUI

"Permintaan darah meningkat karena pasca Lebaran terjadi lonjakan kebutuhan medis," katanya pada wartawan, Minggu (29/3/2026).

Menurutnya, menipisnya stok darah ini disebabkan karena minimnya kegiatan donor darah selama bulan suci Ramadan, sehingga berdampak terhadap stok yang tersedia.

Selain itu, setiap pengambilan darah saat ini melalui pemeriksaan ketat.

Namun, banyak calon pendonor tidak lolos karena faktor kesehatan, seperti kadar hemoglobin rendah atau tekanan darah tinggi.

“Jadinya membuat stok semakin terbatas,” ungkapnya.

Untuk mengatasi kekurangan, PMI Lubuklinggau berencana menggandeng berbagai pihak dalam kegiatan sosial dalam waktu dekat.

Salah satunya, menyediakan fasilitas donor darah pada acara halal bihalal.

“Kami menginginkan agar setiap kegiatan masyarakat diikutsertakan fasilitas donor darah, sehingga kebutuhan darah di Kota Lubuklinggau bisa terpenuhi,” ujarnya.

Baca juga: Pelindo Regional 2 Palembang Gelar Senam, Donor Darah hingga Layanan Kesehatan Gratis

Ia menekankan, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan, terutama menjelang masa Work From Home (WFH) yang diperkirakan akan membuat kegiatan donor darah semakin jarang dilakukan.

"Donor darah ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga investasi kesehatan bagi diri sendiri dan orang lain," ungkapnya. 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved