Angin Kencang Landa Pagaralam, Warga Diimbau Waspadai Puting Beliung dan Pohon Tumbang
Kota Pagaralam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi berupa angin kencang ekstrem.
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Refly Permana
Ringkasan Berita:
- Kota Pagaralam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi berupa angin kencang ekstrem.
- "Beberapa hari ini Pagaralam dilanda angin kencang ekstrem yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan becana puting beliung,".
- Sudah banyak kejadian pohon tumbang di kawasan Pagaralam yang mengganggu aktivitas warga dan berpotensi membahayakan keselamatan jika tidak diantisipasi sejak dini.
SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Memasuki musim pancaroba dalam beberapa hari terakhir, Kota Pagaralam menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi berupa angin kencang ekstrem yang memicu meningkatnya kejadian pohon tumbang dan gangguan aktivitas warga.
Melihat kondisi ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam mengeluarkan imbauan kewaspadaan bagi masyarakat saat beraktivitas di luar rumah.
Peralihan musim yang ditandai dengan perubahan cuaca tidak menentu membuat intensitas angin kencang di sejumlah wilayah Pagaralam meningkat.
Kondisi ini tidak hanya berpotensi membahayakan keselamatan warga, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas harian, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di kebun, di jalan, maupun di area terbuka.
Baca juga: Polisi Gerebek Sarang Narkoba di Pagaralam, Paketan Sabu Berjejer di Atas Pos Penjagaan
Kepala BPBD Pagaralam, Jhon Hasman, menegaskan, bahwa situasi pancaroba saat ini perlu diwaspadai serius karena masuk dalam kategori bencana hidrometeorologi yang dipicu faktor cuaca ekstrem.
"Beberapa hari ini Pagaralam dilanda angin kencang ekstrem yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang dan becana puting beliung," tegasnya.
Dikatakannya dalam beberapa hari terakhir sudah banyak kejadian pohon tumbang yang mengganggu aktivitas warga dan berpotensi membahayakan keselamatan jika tidak diantisipasi sejak dini.
"Kami imbau mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kehati-hatian saat beraktivitas di luar ruangan terutama dikawasan yang banyak pohon besar," katanya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap remeh kondisi cuaca yang berubah cepat, terutama saat berada di area yang memiliki banyak pepohonan besar atau bangunan yang tidak kokoh.
"Kami menghimbau masyarakat dimanapun berada agar berhati-hati jika sedang berada di luar rumah atau di kebun, karena pohon bisa tumbang sewaktu-waktu akibat angin kencang beberapa hari ini," imbaunya.
Baca juga: Tiga Kurir Sabu Asal Pagaralam Divonis 12 Tahun Penjara, Bawa 307 Gram Sabu dan 50 Ekstasi,
Selain itu, warga diminta untuk tidak memarkir kendaraan di bawah pohon besar serta menghindari duduk atau berteduh di bawah pepohonan saat angin kencang terjadi.
Hal ini penting guna meminimalisir risiko tertimpa ranting atau pohon tumbang yang kerap terjadi saat cuaca ekstrem.
"Kami mengingatkan masyarakat agar menjauhi bangunan rapuh yang berpotensi roboh saat diterpa angin kencang, mengingat kekuatan angin dalam masa pancaroba cenderung tidak stabil dan dapat berubah secara tiba-tiba," ungkapnya
| Nasib UB Kepala Kantor Pos Pagar Alam yang Dilaporkan Kasus Pelecehan ke Bawahan, Berkas Lengkap P21 |
|
|---|
| Wanita Muda Ini Nekat Jadi Pengedar Narkoba di Pagar Alam, Terseret dari Pengakuan 2 Rekannya |
|
|---|
| Pemuda Jagoan Ini Coba-coba Jadi Penguasa Ganja di Pagar Alam, Stok Disimpan di Bawah Meja Dapur |
|
|---|
| Wisata di Kaki Gunung Dempo Pagar Alam Tetap Ramai, Warga : Cuma 'Batuk-batuk' Kami Sudah Terbiasa |
|
|---|
| Breaking News: Gunung Dempo Pagar Alam Erupsi, Kolom Abu Tebal Capai Ketinggian 2.500 Meter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pagaralampancarobamusim.jpg)