Berita PALI

Tragedi Kebakaran di PALI, Semua Harta Benda Sandi Habis Jadi Arang, Anak Istri Selamat

Kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah milik Sandi, warga Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir

Tayang:
Penulis: Mat Bodok | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Mat Bodok
KEBAKARAN - Kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah milik Sandi, warga Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Jumat (27/2/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah milik Sandi, warga Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI
  • Bangunan kayu berukuran 4x7 meter tersebut rata dengan tanah dalam waktu singkat saat ditinggalkan pemiliknya
  • Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, hanya saja seluruh harta benda korban habis terbakar.

SRIPOKU.COM, PALI - Kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah milik Sandi, warga Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Jumat (27/2/2026). 

Bangunan kayu berukuran 4x7 meter tersebut rata dengan tanah dalam waktu singkat saat ditinggalkan pemiliknya.

Meski seluruh perabotan rumah tangga dan harta benda hangus menjadi arang, tiga penghuni rumah dipastikan selamat karena sedang tidak berada di dalam bangunan saat api mengamuk.

Peristiwa bermula sekitar 30 menit setelah istri Sandi, Serli, bersama anaknya Fadli, meninggalkan rumah untuk berkunjung ke rumah orang tua mereka. Sementara itu, Sandi sedang berada di kebun untuk bekerja.

Warga sekitar yang melihat kepulan asap dari bagian depan rumah tidak sempat menyelamatkan isi bangunan karena kobaran api merambat sangat cepat pada material kayu.

"Tidak ada firasat kalau rumah akan terbakar. Saya dapat kabar saat masih di kebun, dan ketika sampai, semuanya sudah habis. Hanya pakaian di badan yang tersisa," ungkap Sandi dengan nada sedih.

Kepala Desa Sungai Ibul, Wahyudinia, membenarkan musibah yang menimpa warganya tersebut. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, saat kejadian tidak ada aktivitas memasak maupun penggunaan obat nyamuk bakar yang dilakukan.

"Kejadiannya sangat cepat. Menurut saksi, asap api muncul dari bagian depan rumah, langsung mengeluarkan percikan api dan membesar. Pemilik rumah baru saja pergi setengah jam sebelumnya," jelas Wahyudinia.

Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten PALI segera meluncur ke lokasi setelah menerima laporan. Meski bangunan utama tidak dapat diselamatkan, petugas berhasil melakukan lokalisasi api sehingga tidak merembet ke pemukiman warga lainnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved