Pembunuhan di Lubuklinggau

Peragakan 20 Adegan, Terungkap Motif Pembunuhan Tetangga di Lubuklinggau 

Satreskrim Polsek Lubuklinggau Utara menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka Supriyadi

Tayang:
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Eko Hepronis
REKONSTRUKSI - Proses rekonstruksi kasus pembunuhan Suhar oleh tetangganya Supriyadi di Kota Lubuklinggau Sumsel, Rabu (18/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Satreskrim Polsek Lubuklinggau Utara menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan.
  • Sebanyak 20 adegan diperagakan tersangka di lokasi kejadian yakni di rumah pelaku di  Marga Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Utara.
  • Iptu Sumardi Candra melalui Kanit Reskrim, Ipda Benny Kurniawan menyampaikan motif tersangka Supriyadi membunuh Suhar karena tersinggung.

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU – Satreskrim Polsek Lubuklinggau Utara menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka Supriyadi terhadap korbannya, Suhar, pada Rabu (18/2/2026). 

Dalam rekonstruksi yang digelar di kediaman tersangka di Kelurahan Marga Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Utara, terungkap bahwa aksi nekat tersebut dipicu oleh rasa tersinggung.

Sebanyak 20 adegan diperagakan tersangka di lokasi kejadian yakni di rumah pelaku di  Marga Bakti, Kecamatan Lubuklinggau Utara.

Kapolsek Lubuklinggau Utara, Iptu Sumardi Candra melalui Kanit Reskrim, Ipda Benny Kurniawan menyampaikan motif tersangka Supriyadi membunuh Suhar karena tersinggung.

Baca juga: Misteri Motif Pembacokan di Lubuklinggau, Pelaku Pilih Bungkam Meski Sempat Ngopi Bareng Korban

"Intinya Tersangka tersinggung ucapan korban. Tapi ucapan yang membuat tersangka itu sampai sekarang belum diketahui," ungkap Benny pada wartawan, Rabu (18/2/2026).

Sebelum kejadian saat orang tuanya berangkat dimakamkan, korban datang ke rumah tersangka, lalu dibuatkan kopi oleh tersangka dan mereka sempat ngobrol.

"Dalam rumah itu korban masuk, lalu terjadilah keributan itu tersangka membunuh korban," ungkapnya.

Dalam rekonstruksi itu korban tidak sempat berduel karena tersangka langsung membacok korban membabi buta.

"Namun, korban sempat menangkis menggunakan tangannya, hingga membuat korban terjatuh ke lantai dan meninggal dunia," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved