Berita Ogan Ilir
Nasib 2 Pelajar Putri di Ogan Ilir yang Terlibat Penganiayaan Usai Dipanggil Polisi
Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir mengonfirmasi telah memanggil dua orang pelajar putri
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
- Polisi mengonfirmasi telah memanggil dua orang pelajar putri yang terlibat dalam aksi penganiayaan
- Baik pelaku dan korban telah diminta klarifikasi.Sebelum terjadinya penganiayaan, kedua pelajar remaja putri tersebut terlibat cekcok.
- Dari pihak sekolah menyatakan sepakat untuk berdamai dan selanjutnya permasalahan tersebut diselesaikan di kantor desa
SRIPOKU.COM, INDRALAYA – Kepolisian Resor (Polres) Ogan Ilir mengonfirmasi telah memanggil dua orang pelajar putri yang terlibat dalam aksi penganiayaan di kawasan wisata Danau Teluk Seruo, Indralaya.
Insiden yang sempat terekam dalam video viral tersebut dipicu oleh perselisihan melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp.
Kasatres PPA-PPO Polres Ogan Ilir, Iptu Try Nensy Nirmalasari mengatakan, baik pelaku dan korban telah diminta klarifikasi.
Sebelum terjadinya penganiayaan, kedua pelajar remaja putri tersebut terlibat cekcok.
"Ada permasalahan antara pelaku dan korban hingga terlibat cekcok via WhatsApp," terang Nensy di Mapolres Ogan Ilor, Jumat (13/2/2026) siang.
Setelah cekcok, keduanya bertemu di kawasan wisata Danau Teluk Seruo di Indralaya, pada Rabu (11/2/2026) siang.
Terjadilah penganiayaan di mana pelakunya seorang pelajar MAN 1 Ogan Ilir.
Sementara korbannya seorang pelajar SMKN 1 Indralaya Selatan.
Setelah menerima laporan via media sosial, polisi mendatangi MAN 1 Ogan Ilir pada Kamis (12/2/2026) lalu.
"Saat didatangi, kedua belah pihak sedang melalukan mediasi. Dari pihak sekolah menyatakan sepakat untuk berdamai dan selanjutnya permasalahan tersebut diselesaikan di kantor desa," terang Nensy.
Pada perkara ini, Satres PPA-PPO Polres Ogan Ilir tidak menerima laporan dari korban.
"Tidak ada laporan polisi dan tidak ada penetapan tersangka," tegas Nensy menjawab pertanyaan seputar status pelaku penganiayaan.
Sebelumnya pada video yang beredar, pelaku mengenakan sweater hitam tampak menjambak rambut dan menendang tubuh korbannya.
Polisi mengimbau para peserta didik di Ogan Ilir agar tidak melakukan kekerasan dalam bentuk apapun.
"Soal pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan ini akan terus kami sosialisasikan ke sekolah-sekolah," ucap Nensy.
| Pohon Tumbang di Desa Burai Ogan Ilir Menimpa Kabel Induk PLN dan Area Pemakaman Umum |
|
|---|
| ODGJ Tusuk Pensiunan Polisi di Indralaya Ogan Ilir, Pelaku Diamuk Massa Usai Beraksi |
|
|---|
| Breaking News : Seorang Mahasiswa di Indralaya Nyaris Tewas, Dikeroyok & Ditikam Sajam saat di Kosan |
|
|---|
| 7 Perwira Polres Ogan Ilir Dimutasi, Kompol Georgie Absalom Sakul Jabat Wakapolres |
|
|---|
| Pemuda Jagoan di Pasar Tanjung Raja Ogan Ilir Ini Pura-pura Kupas Semangka, Pasrah Dikepung Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Iptu-Try-Nensy-Nirmalasari-OI.jpg)