Banjir di Belitang OKU Timur

Banjir Landa 5 Desa di Belitang III OKU Timur, 73 Rumah Warga Terendam

Pemerintah Kabupaten OKU Timur bersama aparat dan instansi terkait bergerak cepat melakukan evakuasi serta penanganan darurat

Penulis: Choirul OKUT | Editor: Odi Aria
Handout
EVAKUASI KORBAN BANJIR- Evekuasi korban banjir di Desa Nusa Jaya, Kecamatan Belitang III, Kabupaten OKU Timur, Kamis (8/1/2026). Sedikitnya 73 rumah warga terdampak banjir.  
Ringkasan Berita:
  • Banjir melanda Kecamatan Belitang III, OKU Timur, merendam sedikitnya 73 rumah warga di lima desa, dengan dampak terparah terjadi di Desa Nusa Jaya
  • Seluruh warga terdampak berhasil dievakuasi dengan aman dan dipastikan tidak ada korban jiwa; tim gabungan juga menyelamatkan warga serta hewan ternak
  • Pemerintah daerah bersama aparat menyalurkan bantuan logistik, mendirikan posko kesehatan, dapur umum, dan tetap bersiaga mengantisipasi banjir susulan

SRIPOKU.COM, MARTAPURA— Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Belitang III, Kabupaten OKU Timur, mengakibatkan puluhan rumah warga terendam di sejumlah desa. Dampak terparah terjadi di Desa Nusa Jaya.

Pemerintah Kabupaten OKU Timur bersama aparat dan instansi terkait bergerak cepat melakukan evakuasi serta penanganan darurat guna memastikan keselamatan warga terdampak.

Camat Belitang III, Sandra Bakti, mengatakan berdasarkan pendataan sementara di lapangan, sedikitnya 73 rumah warga terdampak banjir

Rinciannya, 50 rumah di Desa Nusa Jaya, 5 rumah di Desa Nusa Bali, 6 rumah di Desa Ringin Sari, 5 rumah di Desa Karangsari, dan 7 rumah di Desa Nusa Tenggara.

“Kondisi paling parah memang terjadi di Desa Nusa Jaya. Namun alhamdulillah seluruh warga terdampak sudah berhasil dievakuasi dengan aman dan dipastikan tidak ada korban jiwa,” ujar Sandra Bakti, Kamis (8/1/2026).

Ia menjelaskan, sejak laporan banjir diterima, pihak kecamatan langsung berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait untuk mempercepat penanganan di lapangan, mulai dari proses evakuasi hingga pemenuhan kebutuhan dasar warga.

“Kami menggelar rapat koordinasi bersama Kapolres OKU Timur, Danyon Brimob, BPBD, DPPA, TNI-Polri, Basarnas, Dinas Kesehatan, PUPR, hingga pemerintah desa. Semua bergerak sesuai peran masing-masing agar penanganan berjalan cepat dan terintegrasi,” jelasnya.

Selain mengevakuasi warga, tim gabungan juga melakukan penyelamatan terhadap lima orang warga serta hewan ternak milik warga guna meminimalkan kerugian akibat banjir.

Dalam penanganan darurat tersebut, berbagai bantuan telah disalurkan kepada warga terdampak, di antaranya paket sembako dan beras dari Kapolres OKU Timur, 300 paket bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, 500 porsi makanan siap saji dari program MBG, serta 40 porsi nasi bungkus dari DPPA.

“Bantuan logistik terus kami distribusikan agar kebutuhan dasar warga terpenuhi. Kami juga menyiapkan tenda penampungan di Balai Desa Nusa Jaya, posko kesehatan, dan dapur umum yang didukung BPBD OKU Timur,” katanya.

Untuk menjaga keselamatan masyarakat, akses jalan menuju lokasi banjir sementara dipasangi portal. Petugas gabungan tetap bersiaga di lapangan guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan.

“Saat ini situasi berangsur kondusif. Warga terdampak sudah tertangani dan terbantukan. Kami tetap siaga dan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan,” pungkas Sandra Bakti.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved