Berita Empat Lawang

Panen Perdana Maggot, Lapas Empat Lawang Bekali Warga Binaan Keterampilan Produktif

Program budidaya maggot BSF di Lapas Kelas IIB Empat Lawang bertujuan memberikan keterampilan produktif kepada warga binaan.

Tayang:
Penulis: Sahri Romadhon | Editor: pairat
Sripoku.com/Sahri Romadhon
LAPAS PANEN MAGGOT - Pegawai magang dan warga binaan Lapas Kelas IIB Empat Lawang memperlihatkan maggot yang baru saja mereka panen, ternak maggot ini menjadi salah satu program pembinaan di dalam lapas. 
Ringkasan Berita:
  1. Warga binaan Lapas Kelas IIB Empat Lawang melaksanakan panen perdana maggot black soldier fly (BSF) sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.
  2. Budidaya maggot ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan produktif bernilai ekonomis sekaligus mendukung pengelolaan sampah organik ramah lingkungan.
  3. Kalapas Empat Lawang Reza Yudhistira Kurniawan berharap program ini dapat memotivasi warga binaan menjadi pribadi mandiri dan siap kembali ke masyarakat.
 

 

SRIPOKU.COM, EMPAT LAWANG – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Empat Lawang melaksanakan panen perdana maggot sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

Maggot black soldier fly (BSF) merupakan pakan alternatif berkadar protein tinggi untuk berbagai jenis ternak, seperti ikan lele dan nila, unggas (ayam dan bebek), reptil, kura-kura, hingga hewan peliharaan.

Program budidaya maggot BSF di Lapas Kelas IIB Empat Lawang bertujuan memberikan keterampilan produktif kepada warga binaan. Selain memiliki nilai ekonomis, budidaya maggot juga berperan efektif dalam pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan.

Sebagai bentuk komitmen mendukung program pembinaan kemandirian, warga binaan Lapas Kelas IIB Empat Lawang baru-baru ini melaksanakan panen maggot untuk pertama kalinya.

Kepala Lapas Kelas IIB Empat Lawang, Reza Yudhistira Kurniawan, menyampaikan harapannya agar kegiatan tersebut dapat membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat dan dapat dikembangkan setelah menyelesaikan masa pidana.

Program pembinaan kemandirian melalui budidaya maggot BSF ini juga sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan sumber daya yang tersedia.

“Melalui kegiatan panen maggot ini, kami berharap warga binaan semakin termotivasi mengikuti seluruh program pembinaan sehingga mampu menjadi pribadi yang mandiri, produktif, dan siap kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved