Berita Ogan Ilir

Peternak Ayam di Ogan Ilir Bakal Dapat Bantuan Danantara untuk Program MBG, Ini Kata Bupati

Rencana Danantara mengucurkan anggaran Rp 20 triliun bagi peternak ayam di Indonesia, turut mendapat perhatian dari Ogan Ilir.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: tarso romli
Sripoku.com/Agung Dwipayana
BERI KETERANGAN - Bupati Panca Wijaya Akbar ditemui usai Rapat Paripurna bersama DPRD Ogan Ilir, Jumat (28/11/2025). Panca menyebut Pemkab Ogan Ilir masih menunggu arahan terkait mekanisme bantuan dari Danantara untuk peternak ayam. 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Rencana Danantara mengucurkan anggaran Rp 20 triliun bagi peternak ayam di Indonesia, turut mendapat perhatian dari Ogan Ilir.

Para peternak ayam pedaging dan petelur berharap bantuan tersebut dapat dirasakan sebagai modal meningkatkan produksi telur untuk program MBG.

Meski rencana tersebut sudah diumumkan, Pemkab Ogan Ilir belum mendapat arahan dari pusat terkait mekanisme bantuan tersebut.

"Kalau soal (bantuan dari) Danantara, secara resminya kan belum menerima (arahan). Baru sebatas mendapat informasi dari pemberitaaan," kata Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar, Sabtu (29/11/2025).

Panca melihat produksi telur untuk bahan pokok MBG di Ogan Ilir sudah berjalan dengan baik, terutama yang dilakukan BUMDes.

Sembari menunggu realisasi program Danantara itu, Panca mengajak para penanggung jawab BUMDes fokus pada peningkatan produksi telur.

"Harapannya ke kepala desa, karena sudah ada hilirisasi (bahan pokok) untuk MBG, jangan yang aneh-aneh untuk BUMDes itu. Karena sudah pasti terserap, sudah pasti untung, ya lebih baik untuk mengisi SPPG yang ada di wilayahnya," pinta Panca.

Menurut Panca, di salah satu kecamatan di Ogan Ilir yakni Payaraman, ada tujuh desa yang telah menandatangani kerjasama suplai telur ayam dengan SPPG.

Desa-desa tersebut yakni Seri Kembang II, Seri Kembang III, Tanjung Lalang, Rengas II, Lubuk Bandung, Tebedak I dan Tebedak II.

Namun, ketujuh BUMDes tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan satu SPPG karena memerlukan kurang lebih 8 ribu telur per minggu.

"Peluang untuk meningkatkan produksi itu masih sangat besar. Kalau soal penambahan modal untuk meningkatkan produksi, kan ada Koperasi Desa dan mekanismenya itu dari Koperasi Desa itu sendiri," tutur Panca.

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

Baca juga: Tulisan-tulisan yang Menyerang Kepala Desa di Ogan Ilir Ditemukan di Medsos Menggunakan Akun Anonim

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved