Berita Lubuklinggau

17.890 Warga Lubuklinggau Terima Bantuan CPP Beras & Minyak Goreng, Disalurkan Bulog di Kecamatan

Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah berupa bantuan beras & minyak goreng untuk periode Oktober–November 2025 di Lubuklinggau dimulai

Penulis: Eko Hepronis | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Eko Hepronis
BANTUAN CPP : Proses penyaluran Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk bantuan pangan beras dan minyak goreng di Kota Lubuklinggau, Kamis (27/11/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 17.890 warga Lubuklinggau menerima bantuan CPP berupa beras dan minyak goreng untuk periode Oktober–November 2025.
  • Data penerima berasal dari pusat, sementara Bulog hanya bertugas menyalurkan bantuan tanpa pungutan biaya.
  • Wakil Wali Kota Rustam Effendi menekankan pentingnya penyaluran bantuan yang tepat sasaran demi membantu ketahanan pangan masyarakat.

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU — Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa bantuan beras dan minyak goreng untuk periode Oktober–November 2025 di Kota Lubuklinggau resmi dimulai.

Penyaluran dilakukan bertahap selama lima hari sejak dua hari terakhir.

Bantuan CPP adalah singkatan dari Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah, sebuah program bantuan sosial di Indonesia yang bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan pangan dan membantu masyarakat rentan. 

Kepala Perum Bulog Cabang Lubuklinggau, Muklis Affandi, menyampaikan bahwa total penerima bantuan di Lubuklinggau berjumlah 17.890 keluarga yang datanya berasal dari DTSEN pusat.

"Untuk Kota Lubuklinggau sudah berjalan, tapi tidak serentak. Penyalurannya dilakukan lima hari ke depan sesuai jadwal tiap kecamatan," ujar Muklis, Kamis (27/11/2025).

Muklis menegaskan bahwa Bulog hanya bertugas menyalurkan bantuan dan tidak menentukan data penerima.

Ia juga memastikan bahwa bantuan disalurkan secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Lubuklinggau, Rustam Effendi, berharap bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran dan tepat waktu.

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah hingga tingkat kelurahan memastikan tidak ada warga berhak yang terlewat.

"Penyaluran ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, menjaga stabilitas pangan, serta meningkatkan ketahanan pangan keluarga di Kota Lubuklinggau," ungkap Rustam.

Ia juga mengingatkan agar bantuan beras yang diterima dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai bentuk hadirnya pemerintah dalam membantu masyarakat.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved