Lirik Lagu
Lirik Lagu Pesta Para Babi Viral di TikTok, Kritik Eksploitasi Papua dan Proyek Pembangunan
Papua menangis di balik proposal korporasi Negara bicara stabilitas sambil tanam kolonisasi Bendera berkibar tinggi, tanah dijual rapi
Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: Rizka Pratiwi Utami
Ringkasan Berita:1. Lagu “Pesta Para Babi Pembangunan” dari Pari Kesit Entertainment viral di media sosial karena menghadirkan lirik penuh kritik sosial tentang eksploitasi alam Papua, proyek pembangunan, serta nasib masyarakat adat yang dinilai terpinggirkan.2. Lagu yang dibuat menggunakan teknologi AI ini terinspirasi dari film dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Dwi Laksono.3. Liriknya menyinggung isu pembukaan lahan, investasi, industri sawit, hingga dugaan kolonisasi modern atas nama pembangunan.
SRIPOKU.COM - Pari Kesit Entertainment kembali menjadi sorotan publik setelah merilis lagu terbaru berjudul “Pesta Para Babi Pembangunan”.
Lagu yang dikembangkan dengan bantuan teknologi AI tersebut ramai dibicarakan di media sosial karena menghadirkan lirik penuh kritik sosial dan isu kemanusiaan.
Karya ini terinspirasi dari film dokumenter Pesta Babi garapan Dandhy Dwi Laksono yang sebelumnya sempat menuai kontroversi dan disebut dilarang diputar di sejumlah daerah.
Melalui lagu tersebut, Pari Kesit mencoba menggambarkan kondisi Papua yang dinilai menghadapi ancaman akibat eksploitasi sumber daya alam dan proyek pembangunan berskala besar.
Dalam liriknya, lagu ini menyoroti pembakaran lahan, pembukaan hutan, hingga masuknya investasi yang dianggap mengorbankan tanah adat masyarakat Papua.
Lagu tersebut juga menggambarkan keresahan masyarakat adat yang merasa terdesak oleh proyek strategis nasional serta tekanan yang muncul ketika terjadi penolakan terhadap pengelolaan lahan.
Nuansa kritik semakin kuat lewat penggalan lirik yang menyebut pembangunan sebagai bentuk kolonisasi modern.
Lagu ini juga menyinggung isu investasi, industri sawit, bioetanol, biodiesel, hingga keterlibatan aparat keamanan dalam konflik agraria yang terjadi di Papua.
Pari Kesit dikenal cukup aktif menghadirkan karya bernuansa kritik sosial.
Sebelumnya, kanal tersebut juga sempat viral lewat sejumlah lagu bertema kondisi politik, pemimpin otoriter, hingga berbagai isu sosial yang dikemas menggunakan teknologi AI.
Tak sedikit warganet menilai lagu “Pesta Para Babi Pembangunan” sebagai bentuk protes terhadap ketimpangan sosial dan eksploitasi alam.
Sementara itu, sebagian lainnya menganggap lagu tersebut sebagai sindiran keras terhadap kebijakan pembangunan yang dinilai mengabaikan hak masyarakat adat.
Dengan lirik yang tajam dan penuh metafora, lagu ini sukses memancing diskusi luas di media sosial mengenai pembangunan, lingkungan, hingga masa depan tanah Papua.
Baca juga: Puluhan Mahasiswa Asal Papua di Indralaya Ogan Ilir Nobar Film Pesta Babi
Berikut lirik lagu Pesta Para Babi Pembangunan:
Tanah dibakar atas nama pangan
Hutan dibelah atas nama masa depan
Selamat datang di pesta para babi pembangunan
Papua menangis di balik proposal korporasi
Negara bicara stabilitas sambil tanam kolonisasi
Bendera berkibar tinggi, tanah dijual rapi
Konstitusi cuma badut lusuh buat dekorasi
Dulu peluru, sekarang kontrak investasi
Dulu serdadu, kini pakai legalisasi
Sawit subur
Sagu dikubur
Tanah leluhur
Selain donatur jangan mengatur
Bioetanol, biodiesel, istilah elit feodal
Suku adat dianggap sebagai penghalang
Kekayaan alam Papua terancam hilang
Oleh kapitalisme terstruktur dan berseragam
| Lirik Lagu Berusaha di Bawah Hujan - Idgitaf, Lagu Galau Penuh Makna tentang Perjuangan Hidup |
|
|---|
| Lirik Lagu Kita Buat Menyenangkan dari Bernadya, Penuh Pesan tentang Menghargai Waktu Bersama |
|
|---|
| Lirik Lagu Bila Aku Jeje, Bila Nantinya Semua Kembali Bersama Rayakanlah Secara Sederhana |
|
|---|
| Lirik Lagu 1000X Ghea Indrawari, Romantis dan Penuh Makna, Tentang Cinta Tulus yang Abadi |
|
|---|
| Lirik Lagu Juicy Luicy Gurun Hujan 'Apa Akan Ada Waktunya, Apa Sudah Habis Masanya?' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Lirik-Lagu-Pesta-Para-Babi-Viral-di-TikTok-Kritik-Eksploitasi-Papua-dan-Proyek-Pembangunan.jpg)