Idul Fitri

Hukum Sholat Idul Fitri, Dilengkapi Panduan Hingga Bacaan Takbir 7 Kali Sesuai Tuntunan

Pelaksanaan sholat ini juga dianjurkan dilakukan secara berjamaah di lapangan terbuka, masjid, mushola, maupun tempat lain yang memungkinkan.

Ilustrasi
SHOLAT IDUL FITRI - Ilustrasi orang yang sedang takbiran di masjid. Dalam pelaksanaannya, Sholat Idul Fitri memiliki tata cara khusus yang berbeda dari sholat pada umumnya, termasuk adanya takbir tambahan sebanyak 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua 

Ringkasan Berita:1. Hukum Sholat Idul Fitri adalah sunnah muakkadah, sangat dianjurkan bagi setiap Muslim baik laki-laki maupun perempuan, dan dapat dilakukan berjamaah di lapangan, masjid, mushola, maupun sendiri.
 
2. Sholat Idul Fitri dikerjakan dua rakaat pada waktu dhuha, dengan tambahan takbir 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua di luar takbiratul ihram.
 
3. Setelah sholat selesai, jamaah dianjurkan mendengarkan khutbah Idul Fitri.

SRIPOKU.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026, umat Muslim mulai mempersiapkan diri untuk melaksanakan Sholat Idul Fitri yang menjadi salah satu ibadah penting pada hari kemenangan setelah sebulan berpuasa Ramadan.

Sholat Idul Fitri sendiri memiliki hukum sunnah muakkadah, yakni sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan, orang dewasa maupun anak-anak, yang sedang di rumah maupun dalam perjalanan.

Pelaksanaan sholat ini juga dianjurkan dilakukan secara berjamaah di lapangan terbuka, masjid, mushola, maupun tempat lain yang memungkinkan.

Dalam pelaksanaannya, Sholat Idul Fitri memiliki tata cara khusus yang berbeda dari sholat pada umumnya, termasuk adanya takbir tambahan sebanyak 7 kali pada rakaat pertama dan 5 kali pada rakaat kedua.

Berikut hukum, tata cara, serta bacaan takbir dalam Sholat Idul Fitri yang dapat menjadi panduan bagi umat Muslim.

Baca juga: Amalan Sunah Sebelum dan Sesudah Sholat Ied Idul Fitri Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Hukum Sholat Idul Fitri

Hukum Sholat Idul Fitri ialah sunnah muakkadah bagi setiap muslim, baik laki-laki maupun perempuan, merdeka maupun hamba sahaya, dewasa maupun anak-anak, sedang di kediaman maupun sedang bepergian (musafir), secara berjamaah maupun secara sendiri.

Selain itu, Sholat Idul Fitri juga dianjurkan untuk dilaksanakan secara berjemaah di tanah lapang, masjid, mushola dan tempat lainnya.

Tata Cara Sholat Idul Fitri

1. Membaca niat Sholat Idul Fitri

اُصَلِّى سُنَّةً لِعِيْدِ الفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً ( إِمَامًا | مَأْمُوْمًا ) للهِ تَعَالَى

Latin: Ushallii sunnatan li’iidil fithri rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an (imaaman/makmuman) lillaahi ta’aala

Artinya: Saya menyengaja sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.

2. Membaca takbiratul ihram (الله أكبر) sambil mengangkat kedua tangan.

3. Membaca doa iftitah

اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْااَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ . لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَ لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ .

“Allaahu akbar Kabiraa Walhamdulillaahi Katsiiraa, Wa Subhaanallaahi Bukratan Wa’ashiilaa, Innii Wajjahtu Wajhiya Lilladzii Fatharas Samaawaati Wal Ardha Haniifan Musliman Wamaa Anaa Minal Musyrikiin. Inna Shalaatii Wa Nusukii Wa Mahyaaya Wa Mamaatii Lillaahi Rabbil ‘Aalamiina. Laa Syariikalahu Wa Bidzaalika Umirtu Wa Ana Minal Muslimiin.”

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved