Perangkat Pembelajaran

Contoh Soal PR Bahasa Inggris Kelas 7 SMP Semester 1 Materi Introducing Myself Kurikulum Merdeka

Simak contoh soal PR materi 'About Me' Introducing Myself Bahasa Inggris kelas 7 SMP Kurikulum Merdeka lengkap dengan kunci jawaban.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi AI
ILUSTRASI CONTOH PR - Memulai materi awal Bahasa Inggris kelas 7 tidak harus langsung dijejali rumus tenses yang rumit. Simak contoh soal PR kreatif materi 'About Me' (Introducing Myself) Kurikulum Merdeka ini, lengkap dengan kunci jawaban dan panduan penilaian untuk melatih kemampuan menulis siswa baru! 

Pertanyaan: Where are you from and where do you live right now? (State your origin and your current address!)

  • Kunci Jawaban/Kriteria Penilaian: Menilai ketepatan penggunaan kata depan (preposition of place) seperti from, in, atau on.
  • Indikator Skor:
  1. Skor 20: Jika siswa mampu membedakan penggunaan "I am from..." (asal daerah) dan "I live in/on..." (tempat tinggal sekarang) dengan tepat.
  2. Skor 10: Jika ada kekeliruan struktur kalimat (misal: "I live from Palembang").
  • Contoh Jawaban Ideal: "I am from Komering, but right now I live in Palembang, specifically on Jalan Mayor Ruslan."
  • Esensi Pembelajaran: Siswa memahami perbedaan fungsional dalam menginformasikan daerah asal dengan alamat domisili saat ini menggunakan kata depan yang akurat.

Soal 3 (Skor Maksimal: 20) - Materi: Describing Age & School Identity

Pertanyaan: How old are you this year and which school do you graduate from?

  • Kunci Jawaban/Kriteria Penilaian: Menilai kemampuan menceritakan umur (To Be: Am) dan asal sekolah dasar menggunakan bentuk lampau sederhana (Past Identity).
  • Indikator Skor:
  1. Skor 20: Jika penulisan angka usia benar dan penyebutan nama sekolah asal menggunakan kata kerja/keterangan yang tepat (seperti graduated from atau was from).
  2. Skor 10: Jika kalimat tidak lengkap (hanya menulis angka umur saja).
  • Contoh Jawaban Ideal: "I am twelve years old this year. I graduated from SD Negeri 15 Palembang."
  • Esensi Pembelajaran: Siswa lancar mengekspresikan identitas usia dan latar belakang sekolahnya dalam kalimat yang padu.

Soal 4 (Skor Maksimal: 25) - Materi: Expressing Hobbies & Favorites (Singular vs Plural)

Pertanyaan: What is your hobby and what are your favorite food and drink?

  • Kunci Jawaban/Kriteria Penilaian: Menilai kemampuan siswa membedakan subjek tunggal (singular) dan jamak (plural) saat menceritakan kesukaan.
  • Indikator Skor:
  1. Skor 25: Jika siswa tepat menggunakan "My hobby is..." (jika hobinya satu) atau "My hobbies are..." (jika hobinya lebih dari satu), serta menyertakan makanan/minuman favorit.
  2. Skor 15: Jika terdapat kesalahan logika To Be (misal: "My hobbies is swimming and reading").
  • Contoh Jawaban Ideal: "My hobbies are playing football and cycling. My favorite food is Pempek and my favorite drink is iced tea."
  • Esensi Pembelajaran: Siswa mempraktikkan aturan keselarasan subjek dan kata kerja (Subject-Verb Agreement) dalam konteks menceritakan preferensi pribadi.

Soal 5 (Skor Maksimal: 20) - Materi: Closing / Leave-taking Sentence

Pertanyaan: Write a nice closing sentence to end your self-introduction!

  • Kunci Jawaban/Kriteria Penilaian: Menilai pemahaman siswa tentang ekspresi berpamitan (leave-taking) atau kalimat penutup yang santun setelah berkenalan.
  • Indikator Skor:
  1. Skor 20: Jika kalimat penutup relevan dan ditulis dengan ejaan (spelling) yang benar.
  2. Skor 10: Jika penutup terlalu singkat atau salah ejaan (misal: "nice to met you").
  • Contoh Jawaban Ideal: "That is all about me. Nice to meet you all and I hope we can be good friends!"
  • Esensi Pembelajaran: Siswa mampu menutup interaksi komunikasi lisan maupun tulisan dengan ekspresi yang ramah dan berterima secara kultural.

Tugas PR ini jangan hanya dikumpulkan untuk diberi nilai angka saja.

Pada pertemuan tatap muka berikutnya di kelas, guru dapat merancang aktivitas "Speed Dating Introduction" atau "Show and Tell".

Mintalah siswa membawa lembar jawaban PR ini, lalu secara berpasangan (per dua orang), mereka harus saling membacakan isi PR tersebut tanpa melihat teks sesering mungkin (berlatih speaking).

Dengan modal teks yang sudah mereka susun sendiri di rumah sebagai PR, siswa tidak akan lagi merasa gagap atau bingung harus berbicara apa saat diminta maju berkenalan di depan kelas.

Metode ini sangat amunisi untuk melatih empat keterampilan berbahasa sekaligus: Writing, Reading, Listening, dan Speaking.***

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved