Kunci Jawaban

25 Soal Berbasis HOTS IPA Kelas 8 SMP Materi Tekanan Zat, Soal Paling Sering Muncul di Ujian SAS

Pelajari 25 contoh soal SAS IPA kelas 8 SMP materi Tekanan Zat semester 2 Kurikulum Merdeka tahun 2026 ini, lengkap kunci jawaban.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi AI
ILUSTRASI LATIHAN SOAL - Pelajari 25 contoh soal HOTS SAS IPA kelas 8 SMP materi Tekanan Zat semester 2 Kurikulum Merdeka tahun 2026 ini, lengkap kunci jawaban untuk bahan belajar di rumah. 

Ringkasan Berita:
  • Materi tekanan zat dalam IPA kelas 8 membahas konsep dasar tekanan zat padat, tekanan hidrostatis, dan penerapan Hukum Pascal serta Archimedes. 
  • Konsep ini digunakan untuk menjelaskan fenomena sehari-hari, seperti sepatu gunung yang lebih nyaman, bendungan yang dibuat tebal di dasar, hingga kapal laut yang terapung. 
  • Melalui soal HOTS, siswa dilatih menghubungkan rumus fisika dengan aplikasi nyata, misalnya pada dongkrak hidrolik, infus medis, dan balon udara.

SRIPOKU.COM - Paket 25 soal HOTS IPA Kelas 8 SMP materi Tekanan Zat ini dirancang secara mendalam untuk melatih ketajaman analisis matematis dan logika sains siswa terhadap fenomena mekanika fluida.

Setiap butir soal menuntut siswa melakukan evaluasi kritis, mulai dari aplikasi Hukum Pascal pada piranti hidrolik, gaya apung Archimedes, hingga pengaruh ketinggian terhadap tekanan udara harian.

Melalui instrumen evaluasi terupdate tahun 2026 ini, siswa diharapkan mampu mengorelasikan formula fisis dengan aplikasi teknologi riil di lingkungan sekitar demi capaian akademik yang unggul.

Baca juga: 40 Bank Soal SAS IPA Kelas 8 SMP Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2026

(1.) Seorang arsitek merancang pondasi untuk dua gedung bertingkat yang memiliki massa yang sama. Gedung A dibangun di atas tanah gambur dengan alas pondasi yang lebar, sedangkan Gedung B dibangun dengan alas pondasi yang lebih sempit. Berdasarkan konsep tekanan zat padat, pernyataan berikut yang paling tepat mengenai risiko amblesnya bangunan adalah...

A. Gedung A lebih mudah ambles karena area alasnya yang luas memberikan tekanan yang lebih besar ke tanah.
B. Gedung B lebih mudah ambles karena area alasnya yang kecil menghasilkan tekanan yang jauh lebih besar pada tanah di bawahnya.
C. Kedua gedung memiliki risiko ambles yang sama karena massanya sama sehingga gaya beratnya identik.
D. Gedung B lebih aman karena alas yang sempit dapat menancap lebih dalam dan kokoh ke dalam tanah.

Kunci Jawaban : B. Gedung B lebih mudah ambles karena area alasnya yang kecil menghasilkan tekanan yang jauh lebih besar pada tanah di bawahnya.

(2.) Perhatikan empat buah benda padat dengan massa yang sama tetapi memiliki ukuran dimensi alas yang berbeda-beda berikut:

1. Balok 1 : luas alas 10 cm⊃2;
2. Balok 2 : luas alas 25 cm⊃2;
3. Balok 3 : luas alas 5 cm⊃2;
4. Balok 4 : luas alas 50 cm⊃2;

Jika keempat benda tersebut diletakkan di atas permukaan lumpur padat, urutan balok yang menghasilkan kedalaman tancapan dari yang paling dalam ke yang paling dangkal adalah...

A. 4 - 2 - 1 - 3
B. 3 - 1 - 2 - 4
C. 1 - 2 - 3 - 4
D. 3 - 2 - 1 - 4

Kunci Jawaban : B. 3 - 1 - 2 - 4

(3.) Seorang pendaki gunung merasakan telapak kakinya jauh lebih sakit saat berjalan menggunakan sepatu lari bersol tipis dan bergerigi tajam dibandingkan saat menggunakan sepatu gunung bersol tebal dan lebar, meskipun membawa beban tas ransel yang sama. Penjelasan ilmiah yang mendasari fenomena ini adalah...

A. Sol sepatu gunung yang lebar memperkecil gaya tekan beban tubuh pendaki ke permukaan tanah.
B. Sol sepatu lari yang bergerigi tajam memperkecil luas bidang tekan, sehingga tekanan yang diterima telapak kaki dari tanah menjadi sangat besar.
C. Gaya berat pendaki mengecil secara drastis saat menggunakan sepatu gunung yang tebal.
D. Sepatu lari menghasilkan gaya gesek yang membuat gaya tekan ke atas bumi meningkat.

Kunci Jawaban : B. Sol sepatu lari yang bergerigi tajam memperkecil luas bidang tekan, sehingga tekanan yang diterima telapak kaki dari tanah menjadi sangat besar.

(4.) Mengapa implementasi struktur pisau atau kapak selalu dibuat setajam mungkin pada bagian ujung pemotongnya? Hubungkan dengan konsep Fisika yang tepat!

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved