Kunci Jawaban
10 Latihan Soal Kebumian Berdasarkan Data Satelit BMKG, Analisis Anomali Iklim Mei 2026
Ini latihan soal Kebumian, analisis Data Satelit BMKG dan pemahaman Analisis Anomali Iklim Mei 2026.
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ringkasan Berita:
- Materi ini menekankan pemanfaatan data satelit (Himawari-9, Sentinel-3, altimetri) untuk memahami dinamika atmosfer Indonesia pada transisi musim 2026.
- Fokus utama adalah fenomena ENSO, IOD, serta distribusi suhu permukaan laut yang memengaruhi anomali cuaca lokal.
- Latihan soal membantu siswa mengaitkan interpretasi citra satelit dengan risiko hidrometeorologi seperti banjir bandang, hujan salah musim, hingga pendinginan akibat debu vulkanik.
SRIPOKU.COM - Latihan soal ini dirancang untuk mengasah kemampuan interpretasi data satelit (seperti Himawari-9 dan Sentinel-3).
Serta memahami dinamika atmosfer yang terjadi di wilayah Indonesia pada transisi musim tahun 2026.
Fokus materi mencakup fenomena ENSO, IOD, serta distribusi suhu permukaan laut yang memengaruhi anomali cuaca lokal.
Baca juga: 50 Latihan Soal TWK CPNS 2026 , Materi Terbaru dan Prediksi Terakurat Lengkap Kunci Jawaban
Soal Latihan
1. Berdasarkan data satelit altimetri, ditemukan adanya anomali positif tinggi muka laut di wilayah Pasifik Barat, sementara suhu permukaan laut (SPL) di Pasifik Tengah mengalami penurunan di bawah -0.5°C selama tiga bulan berturut-turut. Fenomena global yang sedang berlangsung pada Mei 2026 ini adalah...
A. El Niño Kuat
B. La Niña
C. IOD Positif
D. IOD Negatif
Kunci Jawaban : B. La Niña
Pembahasan : Anomali SPL negatif di Pasifik Tengah dan kenaikan muka laut di Pasifik Barat merupakan indikator utama fase La Niña yang meningkatkan curah hujan di Indonesia.
2. Citra satelit inframerah menunjukkan adanya pertumbuhan awan konvektif yang masif di sepanjang pesisir barat Sumatera pada Mei 2026. Analisis data angin menunjukkan adanya anomali aliran udara dari arah Samudra Hindia menuju Indonesia. Hal ini berkaitan dengan fenomena...
A. Dipole Mode Positif
B. Dipole Mode Negatif
C. Angin Monsun Australia
D. Madden-Julian Oscillation (MJO) Fase 1
Kunci Jawaban : B. Dipole Mode Negatif
Pembahasan : IOD (Indian Ocean Dipole) Negatif ditandai dengan suhu hangat di perairan barat Sumatera yang memicu penguapan tinggi dan peningkatan curah hujan di wilayah tersebut.
3. Satelit pemantau gas atmosfer mendeteksi adanya konsentrasi uap air (Total Precipitable Water) yang sangat tinggi di atas wilayah Palembang dan sekitarnya pada pertengahan Mei 2026. Jika pada saat yang sama terjadi belokan angin (shearline), maka risiko bencana hidrometeorologi yang paling tinggi adalah...
A. Kekeringan ekstrem
B. Kebakaran hutan
C. Banjir bandang lokal
D. Intrusi air laut
Kunci Jawaban : C. Banjir bandang lokal
Pembahasan : Tingginya uap air disertai gangguan angin seperti shearline mempercepat pembentukan awan Cumulonimbus (Cb) yang berpotensi hujan lebat.
| Kumpulan Soal PSAJ Bahasa Indonesia Kelas 6 SD 2026, Prediksi Ujian Sekolah Terbaru |
|
|---|
| Kumpulan Soal PSAJ IPAS Kelas 6 SD Tahun 2026 dan Kunci Jawaban, Materi Sains & Sosial Terbaru |
|
|---|
| Kunci Jawaban Kompeten Berbahasa Indonesia Kelas 11 SMA Halaman 208 Kurikulum Merdeka |
|
|---|
| Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 2 SD Halaman 189 Kurikulum Merdeka |
|
|---|
| Contoh Soal Ulangan PAI kelas 5 SD Semester 2 Kurikulum Merdeka Tahun 2026 Lengkap Kunci Jawaban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Latihan-Soal-Kebumian-Berdasarkan-Data-Satelit-BMKG.jpg)