Pintar Kemenag

Dalam Diskusi Kelas, Beberapa Murid Berpendapat Manusia Memiliki Kedudukan Paling Tinggi, Modul 3.7

Guru ingin menanamkan pemahaman bahwa unsur alam harus dipandang setara sebagai ciptaan Allah. Respon guru yang paling tepat adalah…. 

Ilustrasi AI
JAWABAN MODUL 3.7 - Ilustrasi. Dalam Diskusi Kelas, Beberapa Murid Berpendapat Manusia Memiliki Kedudukan Paling Tinggi, Modul 3.7 

SRIPOKU.COM - Simak kunci jawaban Modul 3.7 materi Cinta Allah dan Rasul-Nya Bagian 7 dalam Pelatihan Pintar Kemenag yang berfokus pada implementasi Kurikulum Berbasis Cinta.

Penyajian kunci jawaban ini bertujuan untuk membantu Bapak/Ibu guru dalam mendalami materi pelatihan serta memahami kaitan antara nilai-nilai spiritual dengan praktik pendidikan di madrasah.

Gunakan artikel ini sebagai referensi untuk mencocokkan hasil evaluasi mandiri setelah Bapak/Ibu menyelesaikan seluruh rangkaian materi pada modul tersebut.

Baca juga: Madrasah Merancang Program Penanaman Pohon Sebagai Bagian Dari Penguatan Karakter Murid, Modul 3.7

5. Dalam diskusi kelas, beberapa murid berpendapat bahwa manusia memiliki kedudukan paling tinggi sehingga boleh memanfaatkan alam tanpa batas. Guru ingin menanamkan pemahaman bahwa unsur alam harus dipandang setara sebagai ciptaan Allah. Respon guru yang paling tepat adalah…. 

A Mengajak murid mendiskusikan peran manusia dalam mengelola lingkungan 

B Mengajak murid mengkaji dampak kerusakan lingkungan terhadap manusia 

C Mengarahkan murid membandingkan manfaat alam bagi kehidupan manusia 

D Menugaskan murid merefleksikan sikap menghormati seluruh ciptaan Allah

Jawaban : d

Pembahasan Jawaban:

Jawaban yang tepat adalah D. Menugaskan murid merefleksikan sikap menghormati seluruh ciptaan Allah.

Pilihan ini paling sesuai karena tujuan pembelajaran bukan sekadar memberi pengetahuan tentang lingkungan, tetapi menanamkan kesadaran nilai bahwa seluruh alam adalah ciptaan Allah yang harus dihormati. Dengan pendekatan refleksi, murid diajak menyadari bahwa manusia bukan penguasa mutlak, melainkan bagian dari ciptaan yang memiliki tanggung jawab menjaga keseimbangan.

Melalui refleksi, siswa akan lebih mudah memahami makna kesetaraan antar ciptaan, sehingga tumbuh sikap rendah hati, peduli, dan tidak eksploitatif terhadap alam. Pendekatan ini sejalan dengan Kurikulum Berbasis Cinta yang menekankan pembentukan karakter dan kesadaran spiritual.

Sementara itu:

Opsi A hanya membahas peran manusia, belum menyentuh nilai kesetaraan ciptaan.
Opsi B berfokus pada dampak kerusakan, bukan pada kesadaran spiritual.
Opsi C menekankan manfaat alam bagi manusia, sehingga masih berpusat pada manusia (antroposentris).

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved