Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Halaman 183 Kurikulum Merdeka, Tugas Mengisi Tabel

Artikel kali ini menyajikan kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 4 SD halaman 183 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi.

Tayang:
Penulis: Ayu Wahyuni | Editor: Ayu Wahyuni
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI KUNCI JAWABAN - Bahasa Indonesia kelas 4 SD halaman 183 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi. 

Ringkasan Berita:
  • Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 4 halaman 183 membahas analisis tokoh dalam cerita “Garuk-Garuk”, khususnya tokoh utama Kidul dan konflik yang dialaminya.
  • Siswa diajak memahami hubungan antara keinginan tokoh, tindakan yang dilakukan, hingga akibat yang diterima seperti alergi karena kebiasaan yang kurang baik.
  • Melalui kegiatan ini, siswa dapat belajar mengambil pelajaran penting tentang menjaga kebersihan dan bertanggung jawab terhadap kesehatan diri.

 

SRIPOKU.COM - Pada materi Bahasa Indonesia kelas 4 SD halaman 183 Kurikulum Merdeka (Edisi Revisi), siswa diminta untuk mengisi tabel berdasarkan isi cerita “Garuk-Garuk”.

Dikutip dari YouTube Media Pembelajaran, simak dan pelajarilah kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 4 SD halaman 183 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi di bawah ini.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Halaman 182 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi, Tugas Membaca

F. Mengisi Tabel

Perhatikan kembali cerita "Garuk-Garuk" di atas. Perhatikan masalah yang dialami tokoh-tokohnya. Setelah itu, salin dan lengkapi tabel berikut ini ke buku tulismu.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 SD Halaman 175 Kurikulum Merdeka Edisi Revisi, Jurnal Membaca

Jawaban :

Judul cerita: Garuk-Garuk

Tokoh utama: Kidul

Tokoh pendukung: Pahmi, Sagoy, Ibu Pahmi, Ibu Kidul, Kak Asih dan Dokter Tuti.

Hal yang diinginkan atau tidak diinginkan tokoh utama:

Kidul ingin terbebas dari omelan Kak Asih yang menyuruhnya mandi.

Kidul ingin terus menyantap rempeyek.

Alasan tokoh menginginkannya: 

Menurut Kidul kegiatan mandi adalah kegiatan yang membosankan

Kidul sangat menyukai rempeyek, karena itu ia terus menyantapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved