Ringkasan Materi

Ringkasan Materi Bab 3 Indonesia Masa Orde Baru Sejarah Kelas 12 SMA, Lengkap Soal HOTS

Ringkasan Materi Bab 3 Indonesia Masa Orde Baru Sejarah kelas 12 SMA lengkap dengan 5 soal HOTS terbaru.

Tayang:
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi/AI
ILUSTRASI RINGKASAN MATERI - Ringkasan Materi Bab 3 Indonesia Masa Orde Baru Sejarah kelas 12 SMA lengkap dengan 5 soal HOTS terbaru. 

Ringkasan Berita:
  • Bab ini membahas perjalanan Orde Baru yang dimulai dari transisi pasca-G30S/PKI hingga stabilisasi politik dan pembangunan ekonomi melalui konsep Dwi Fungsi ABRI, fusi partai, dan Repelita
  • Meskipun berhasil mencapai swasembada pangan dan pertumbuhan ekonomi, era ini juga ditandai oleh sentralisasi kekuasaan dan pembatasan kebebasan sipil
  • Runtuhnya Orde Baru pada 1998 dipicu oleh krisis multidimensi dan tuntutan reformasi akibat praktik KKN yang meluas

SRIPOKU.COM - Masa Orde Baru merupakan salah satu lembaran paling krusial dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia yang membentang selama lebih dari tiga dekade. 

Dimulai dari masa transisi yang penuh gejolak pasca-peristiwa 1965 hingga tercapainya stabilitas ekonomi dan politik yang signifikan, periode ini menawarkan banyak pelajaran berharga tentang pembangunan dan kekuasaan. 

Dalam artikel ini, kita akan membedah ringkasan materi Sejarah Kelas 12 Bab 3 untuk memahami bagaimana Orde Baru terbentuk, berjaya, hingga akhirnya runtuh. 

Lengkapi pemahaman Anda dengan latihan soal HOTS yang telah kami susun khusus untuk melatih daya analisis kritis Anda.

Baca juga: Ceramah Ramadhan Tema Al-Quran sebagai Manual Book Kehidupan, Untuk Mengisi Agenda Ramadhan 1447 H

Ringkasan Materi Bab 3: Indonesia Masa Orde Baru

1. Masa Transisi Menuju Orde Baru

  • Latar Belakang: Ketidakstabilan politik pasca G30S/PKI dan tuntutan rakyat yang tertuang dalam TRITURA (Pembubaran PKI, Pembersihan Kabinet, Penurunan Harga).
  • Supersemar (11 Maret 1966): Surat Perintah yang menjadi jembatan beralihnya kekuasaan dari Presiden Soekarno kepada Letjen Soeharto untuk memulihkan keamanan.

2. Stabilisasi Politik dan Keamanan

  • Dwi Fungsi ABRI: Konsep di mana militer tidak hanya berperan dalam pertahanan keamanan, tetapi juga aktif dalam ranah politik dan pemerintahan.
  • Penyederhanaan Partai Politik (1973): Penggabungan (fusi) partai menjadi tiga kekuatan saja: PPP (Partai Islam), PDI (Partai Nasionalis/Non-Islam), dan Golkar.
  • Penataran P4: Upaya indoktrinasi ideologi Pancasila secara masif di seluruh lapisan masyarakat.

3. Pembangunan Ekonomi

  • Repelita (Rencana Pembangunan Lima Tahun): Program pembangunan berkesinambungan yang berfokus pada swasembada pangan (Revolusi Hijau).
  • Trilogi Pembangunan: Stabilitas nasional, Pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dan Pemerataan pembangunan.

4. Kehidupan Sosial dan Politik

  • Pemerintah menerapkan sistem yang sentralistik (terpusat).
  • Terjadi pembatasan kebebasan pers dan kontrol ketat terhadap organisasi kemasyarakatan.

5. Runtuhnya Orde Baru

  • Dipicu oleh krisis moneter 1997 yang meluas menjadi krisis multidimensi.
  • Adanya tuntutan Reformasi yang dipelopori mahasiswa karena masalah KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme).
  • 21 Mei 1998: Presiden Soeharto resmi mengundurkan diri.

Latihan Soal HOTS

Soal 1

Pada awal masa Orde Baru, pemerintah melakukan fusi partai politik pada tahun 1973. Jika dianalisis dari sudut pandang penguasa saat itu, tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk...

A. Memberikan kebebasan seluas-luasnya bagi rakyat untuk berorganisasi.

B. Menciptakan stabilitas politik dengan meminimalisir konflik antar ideologi partai.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved