Perangkat Pembelajaran

Modul Ajar Deep Learning Pendidikan Pancasila Kelas 9 SMP Bab 5 Semester 2

Untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna, ini Modul Ajar Deep Learning Pendidikan Pancasila Kelas 9 SMP Bab 5 Semester 2.

Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Ilustrasi/AI/Ilustrasi AI
ILUSTRASI MODUL AJAR : Unduh Modul Ajar Pendidikan Pancasila Kelas 9 SMP Bab 5 Semester 2.(Ilustrasi AI) 

Ringkasan Berita:
  • Pembelajaran Pendidikan Pancasila kelas 9 kini menggunakan metode Deep Learning untuk membentuk pemahaman mendalam dan keterampilan praktis siswa dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. 
  • Modul ajar dirancang tematik dan kontekstual, mencakup isu literasi digital, keberagaman sosial, pelestarian budaya lokal, serta bela negara non-militer. 
  • Melalui aktivitas nyata dan kolaboratif, siswa dilatih menjadi warga yang kritis, berkarakter, dan aktif menjaga keutuhan NKRI di tengah tantangan global.

SRIPOKU.COM - Dunia pendidikan Indonesia terus mengalami transformasi signifikan dalam upaya menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, relevan, dan kontekstual bagi peserta didik.

Salah satu inovasi yang kini diterapkan adalah metode Deep Learning atau pembelajaran mendalam dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas 9.

Metode ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pembelajaran abad ke-21 yang tidak lagi cukup hanya mengandalkan hafalan teori.

Baca juga: Modul Ajar Deep Learning Pendidikan Pancasila Kelas 9 SMP Bab 4 Semester 2

Melainkan menuntut kemampuan berpikir kritis, analitis, dan reflektif terhadap nilai-nilai luhur bangsa dalam konteks kehidupan nyata, khususnya di era digital yang serba cepat dan kompleks.

Pembelajaran mendalam mendorong siswa untuk memahami Pancasila secara konseptual dan menerapkannya secara praktis dalam berbagai situasi sosial.

Modul ajar dirancang secara sistematis dan tematik, mengintegrasikan isu-isu aktual seperti literasi digital, keberagaman sosial, toleransi antarbudaya, serta pelestarian tradisi dan kearifan lokal.

Setiap modul dilengkapi dengan aktivitas pembelajaran yang beragam, mulai dari diskusi kelompok, simulasi musyawarah, studi kasus, hingga proyek berbasis aksi nyata yang melibatkan lingkungan sekitar siswa.

Tujuannya adalah agar nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga tertanam dalam sikap, perilaku, dan karakter peserta didik sebagai warga negara yang aktif dan bertanggung jawab.

Salah satu modul penting adalah Modul 5: Menjaga Keutuhan Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Baca juga: Download Modul Ajar Deep Learning Seni Rupa Kelas 2 SD Menanggapi Karya Seni

Dalam modul ini, siswa diajak untuk memahami pentingnya komitmen kebangsaan dalam menjaga kedaulatan negara, mengenali tantangan geografis dan sosial yang dihadapi Indonesia sebagai negara kepulauan, serta mengeksplorasi peran pelajar dalam bela negara non-militer.

Aktivitas pembelajaran mencakup analisis peta wilayah, diskusi tentang konflik perbatasan, serta kampanye digital tentang semangat persatuan dan kesatuan.

Dengan pendekatan ini, Pendidikan Pancasila menjadi lebih hidup, aplikatif, dan mampu membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara moral dan sosial.

Pendekatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin, di mana siswa tidak hanya belajar dari buku teks, tetapi juga melalui pengalaman langsung, wawancara dengan tokoh masyarakat, serta eksplorasi media digital.

Dengan demikian, pembelajaran Pancasila menjadi lebih relevan dan kontekstual, sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas nasional.

Guru berperan sebagai fasilitator yang membimbing siswa untuk menemukan makna nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan nyata, sehingga proses belajar tidak berhenti di ruang kelas, melainkan berlanjut dalam praktik sosial dan budaya sehari-hari.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved