Rangkuman Materi
Rangkuman Materi Pendidikan Pancasila Kelas 3 Semester 2 Kurikulum Merdeka
Dengan adanya rangkuman materi Pendidikan Pancasila ini membuat siswa lebih mudah memahami pembelajaran yang ada.
Penulis: Tria Agustina | Editor: Tria Agustina
Ringkasan Berita:
- Materi Pendidikan Pancasila kelas 3 menekankan pentingnya menghargai keberagaman Indonesia, mulai dari suku bangsa, upacara adat, rumah adat, pakaian adat, hingga makanan khas daerah.
- Siswa mempelajari nilai-nilai Pancasila serta contoh penerapannya di rumah dan di sekolah, seperti musyawarah, persatuan, dan saling menghormati.
- Pembelajaran juga mengulas peran Bahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa serta pentingnya menjaga sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari.
SRIPOKU.COM - Materi Pendidikan Pancasila kelas 3 semester 2 kembali menekankan pentingnya memahami keberagaman budaya Indonesia, mulai dari suku bangsa hingga tradisi daerah, sebagai upaya menanamkan nilai persatuan dan toleransi sejak dini.
Menjadi bagian dari Kurikulum Merdeka, sehingga siswa dapat lebih mudah memahami pembelajaran yang ada.
Simak pembahasan materi selengkapnya yang dilansir lewat YouTube Miela Channel berikut ini.
Baca juga: Rangkuman Materi IPAS Kelas 3 Semester 2, Denah, Kenampakan Alam & Pemerintahan Daerah, Tradisi
Berbeda Itu Indah
Bhineka Tunggal Ika
Semboyan NKRI Bhineka tunggal ika yaitu berbeda-beda tetap satu jua. Bangsa indonesia adalah bangsa majemuk yang artinya bangsa yang memiliki banyak keragaman yaitu keragaman suku bangsa, ras, agama, adat istiadat, budaya daerah dan bahasa daerah dan itu merupakan kekayaan indonesia
Suku Bangsa Di Indonesia
1. Sumatera
Melayu, Aceh, Minangkabau, Batak, Mentawai, Nias
2. Jawa
Jawa, Madura, Tengger, Sunda, Betawi
3. Bali
Sasak, Bayan, Mbojo, Bali Aga, Bali Majapahit
4. Kalimantan
Dayak, Banjar, Maanyan, Baraki, Kutai
5. Sulawesi
Makassar, Bugis, Mandar, Mamasa, Bentong
6. Maluku
Tidore, Buli, Ternate, Sawai, Weda, Kadai,
7. Nusa Tenggara
Sasak, Sumbawa, Mbojo, Abui, Alor, Blagar, Kabola
8. Papua
Dani, Lani, Asmat, Amungme, Muyu
Upacara Adat
Upacara adat adalah salah satu bentuk adat istiadat atau kebiasaan masyarakat tradisional yang masih mempunyai nilai-nilai relevan bagi kehidupan dan kebutuhan masyarakat sekitarnya.
Upacara Adat
a. Upacara Adat di Aceh
Peusijek dikenal sebagai tradisi turun-temurun yang dilakukan oleh masyarakat Aceh sebagai perwujudan syukur atas anugerah yang diberikan oleh Allah.
diselenggarakan saat acara kelahiran, naik haji, pernikahan, dsb.
b. Upacara Adat di Sumatra
1. Tradisi Mangokkal Holi dikenal sebagai ritual untuk mengambil tulang belulang leluhur masyarakat dari dalam pemakaman, kemudian disimpan dalam peti dan diletakkan di salah satu bangunan tugu yang memang disediakan secara khusus.
2. Upacara Tabuik adalah perayaan lokal di Kota Pariaman Provinsi Sumatra Barat dalam rangka memperingati Asyura, gugurnya Imam Husain, cucu Nabi Muhammad Saw.
3. Upacara sedekah rame yang dilaksanakan oleh suku Lahat dan diselenggarakan oleh para petani disumatera selatan yang berkaitan dengan kegiatan pertanian pula
c. Upacara Adat di Kepulauan Riau dan Riau
1. tepuk tepung tawar maksud dan tujuan digelamya upacara ini guna memberikan berkah untuk keselamatan dan kesejahteraan, serta menghapus kesialan orang yang melakukan upacara adat ini
2. upacara Balimau Kasal yang dilakukan guna menyambut bulan Ramadhan. Balimau sendiri bermakna mandi dengan air yang dicampur dengan buah limau.
d. Upacara Adat Jambi
Upacara besale adalah bentuk pengobatan tradisional guna mengusir arwah atau roh jahat yang dirasa menjadi asal mula penyakit dari warga suku Anak Dalam.
e. Upacara Adat Kepulauan Bangka Belitung
Perang ketupat dilaksanakan tiap 1 Muharram atau Tahun Baru Islam di pantai Ketupat, tepatnya Kabupaten Bangka Barat.
f. Upacara Adat Bengkulu dan Lampung
1. Bakar gunung api diselenggarakan dengan menumpuk batok kelapa sampai menyerupai gunung, lalu membakarnya. Hal itu sebagai perwujudan rasa syukur pada Tuhan.
2. Upacara ngebabali yang dilaksanakan oleh warga lampung apabila ingin membuka ladang baru, mendirikan rumah baru, serta membersihkan tempat yang dirasa - memiliki aura negatif atau ghaib.
g. Upacara Adat DKI Jakarta Mapas dilaksanakan oleh masyarakat Betawi bilamana terdapat seorang ibu yang baru melahirkan anak. Dalam upacara itu, para ibu diwajibkan memakan sayur papasan agar ibu dan bayi selalu sehat
h. Upacara Adat Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur
1. Upacara adat Jawa Barat, yaitu sisingaan yang dilakukan dengan metode mengarak anak sehari sebelum dikhitan. Biasanya, upacara ini lebih sering dilaksanakan oleh masyarakat Subang
2. Upacara adat di Jawa Tengah, yakni ruwatan. Ruwatan dilakukan dengan cara meruwat (membersihkan atau menyucikan) seseorang dari berbagai nasib buruk dan memberikan kesejahteraan dalam hidup.
3. Upacara di Jawa Timur disebut kasada. Kasada adalah perayaan adat suku Tengger yang diselenggarakan tiap hari ke-14 pada bulan kasada (sesuai tanggal Jawa). Metode yang dilakukan, yaitu dengan melempar berbagai sesajen ke arah _kawah Gunung Bromo.
i. Upacara Adat Banten, Yogyakarta, dan Bali
1. Upacara adat di Banten dinamai seren taun yang diselenggarakan sebagai perwujudan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa alas berbagai hasil dari bidang pertanian
2. Upacara adat di Yogyakarta disebut sebagai upacara sekaten. Upacara sekaten diselenggarakan guna sebagai peringatan lahimya Nabi Muhammad saw, yang dilaksanakannya di alun-alun Yogyakarta dan utara Surakarta.
3. Upacara adat di Bali yang terkenal ialah Ngaben.
Upacara Ngaben dilaksanakan dengan mengkremasi atau membakar jenazah di Bali. Tujuan dan maksud upacara Ngaben guna mengantar jenazah ke kehidupan - selanjutnya.
j. Upacara Adat NTB dan NTT
1. Upacara adat di Nusa Tenggara Barat adalah U'a Pua. Tradisi ini berlangsung selama tujuh hari berturut-turut serta berkaitan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad. Adapun tradisi ini dilaksanakan dengan berbagai atraksi dari masyarakat Bima dan Mbojo,
2. Upacara adat Nusa Tenggara Timur adalah pesta adat reba yang dilaksanakan guna menyambut pergantian tahun. Ciri khas dari tradisi ini ialah memakan ubi secara bersama-sama dengan diringi musik serta tarian adat setempat.
k. Upacara Adat di Kalimantan
1. Upacara adat di Kalimantan Barat dinamai naik dango. Upacara adat ini memang kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh masyarakat Dayak sebagai ucapan syukur pada Sang Pencipta atau mereka menyebutnya nek jubata atas panen padi.
2. Upacara adat di Kalimantan Tengah ialah uluh matei yang selenggarakan guna mengantar jiwa manusia yang sudah meninggal menuju ke daerah-daerah yang berada di langit ke tujuh
3. upacara adat di Kalimantan Selatan adalah aruh bahari yang dilaksanakan setelah masyarakat suku Dayak Dusun Halong selesai musim panen.
4. upacara adat Kalimantan Timur ialah dahau, Dahau dikenal sebagai tradisi pemberian nama anak dari turunan bangsawan yang berlangsung selama satu bulan disertai dengan ntual adat
5. Upacara adat Kalimantan Utara adalah nyadar yang memang tradisi masyarakat petani garam Desa Pinggir Papas. Umumnya, dilakukan di sekitar wilayah makam leluhur.
l. Upacara Adat di Sulawesi dan Gorontalo
1. Upacara adat di Sulawesi Utara disebut sebagai mekikuwa yang diselenggarakan suku Minahasa sebagai ucapan permohonan sekaligus rasa syukur pada Tuhan.
2. di Sulawesi Tengah dikenal sebagai ritual mora akeke sebagai bentuk permohonan agar Tuhan mengurangi sinar matahari.
3. Di Sulawesi Tenggara dikenal sebagai upacara adat Posuo yang memang dilaksanakan terkait kesucian seorang wanita
4. Di Sulawesi Selatan dikenal upacara adat mappalili yang dilaksanakan guna mengawali musim tanam di sawah.
5. di Sulawesi Barat dinamai sayyang pattu'du yang diselenggarakan sebagai bentuk syukur anak-anak berhasil khatam membaca Al-Qur'an.
6. di Gorontalo terdapat upacara adat momondo yang bermakna terhadap pengesahan kedua calon pengantin yang hendak nikah
m. Upacara Adat di Maluku dan Papua
1. Upacara adat di Maluku dikenal sebagai pukul sapu yang digelar seminggu setelah Idul Fitri atau setiap 7 Syawal oleh para lelaki,
2 di Maluku Utara dikenal dengan tradisi abdau, yakni penyambutan Idul Adha
3. Upacara adat di Papua, yakni pesta bakar batu yang terdiri dari tiga tahapan, di antaranya persiapan, bakar babi, dan terakhir makan bersama.
4. di Papua Barat ada tanam sasi, yaitu rangkaian upacara adat kematian dengan menanam sasi atau sejenis kayu.
Pakaian adat adalah pakaian yang dipakai saat berlangsungnya proses upacara adat.
Rumah adat adalah sebuah bangunan atau konstruksi yang sengaja dibangun dan dibuat sama persis dari tiap-tiap generasinya, tanpa adanya modifikasi. Rumah adat masih dipertahankan, baik segi kegunaan, fungsi sosial, dan budaya di balik corak atau desain bangunan tersebut.
Alat musik tradisional
1. Angklung dari Jawa Barat
2. Gamelan dari Jawa, sunda, bali
3. Tifa dari maluku & papua
4. Sasando dari NTT
5. Kolintang dari sulawesi utara
Tarian adat tradisional adalah tarian yang berkembang dan tentunya dilestarikan oleh daerah tertentu dari generasi ke generasi berikutnya yang pada umumnya memiliki karakteristik yang memperlihatkan budaya dan kearifan daerah setempat.
Senjata tradisional adalah hasil budaya yang sangat berkaitan dengan suatu masyarakat daerah tertentu. yang berfungsi guna berlindung daei serangan musuh dan sebagai alat berburu dan berladang. seiring berjalan waktu dijadikan sebagai jati diri suatu bangsa sebagai bentuk aset kebudayaan bangsa indonesia. contohnya keris dari jawa, kawali atau badik dari sulawesi, mandau dari kalimantan, celurit dari madura, rencong dari aceh, parang salawaku dari maluku dsb.
Lagu daerah adalah lagu kebangsaan daerah tertentu dan menggunakan bahasa daerah setempat
PAKAIAN ADAT DARI 34 PROVINSI DI INDONESIA
Nama Provinsi
1 Nanggro Aceh Darussalam - Ulee Balang
2. Sumatera Utara - Ulos
3. Sumatera Barat - Bundo Kaduang
4. Riau - Melayu
5. Kepulauan Riau - Belanga
6. Jambi - Melayu Jambi
7. Sumatera Selatan - Aesan Gede
8. Bangka Belitung- Paksian
9. Bengkulu - Bengkulu
10. Lampung - Tulang Bawang
11. DKI Jakarta - Betawi
12. Jawa Barat - Kebaya
13. Banten - Pangsi
14. Jawa Tengah - Kebaya
15. DI Yogyakarta - Kesatrian
16. Jawa Timur - Pesa'an
17. Bali - Tradisional Bali
18. Nusa Tenggara Barat - Pakaian Adat Lombok
19. Nusa Tenggara Timur - Pakaian Adat NTT
20. Kalimantan Tengah - Pakaian Adat Kalimantan Tengah
21. Kalimantan Selatan - Pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut
22. Kalimantan Timur - Pakaian Adat Kalimantan Timur
23. Kalimantan Utara (provinsi baru) - Pakaian Adat Kalimantan Utara
24. Kalimantan Barat - Perang
25. Sulawesi Utara - Pakaian Laku Tepu
26. Sulawesi Barat - Pakaian Adat Mandar
27. Sulawesi Tengah - Pakaian Adat Nggembe
28. Sulawesi Tenggara - Pakaian Suku Tolaki
29. Sulawesi Selatan - Pakaian Adat Bodo
30. Gorontalo - Pakaian Adat Tradisional Gorontalo
31. Maluku - Pakaian Adat Tradisional Baju Cele
32. Maluku Utara - Pakaian Adat Manteren Lemo
33. Papua Barat - Pakaian Adat Ewer
34. Papua - Pakaian Adat Tradisional
Nama Daerah
Aceh - Rumah Krong Bade
Sumatra Utara - Rumah Bolon
Sumatra Barat - Rumah Gadang
Sumatra Selatan - Rumah Limas
Lampung - Rumah Panggung
DKI Jakarta - Rumah Kebaya
Jawa Barat - Rumah Kesepuhan
Jawa Tengah - Rumah Joglo
Kalimantan Barat - Rumah Panjang
Kalimantan Timur - Rumah Lamin
Kalimantan Selatan - Rumah Bubungan Tinggi
Kalimantan Tengah - Rumah Bentang
Sulawesi Utara - Rumah Bolaang Mongondow
Sulawesi Tenggara - Rumah Laikas
Sulawesi Selatan - Rumah Tongkonan
Nusa Tenggara Barat - Dalam Loka
Nusa Tenggara Timur - Sao ata mosa lakitana
Maluku - Rumah Baileo
Papua - Rumah Honai
Makanan Khas Daerah
a. Makanan Khas Pulau Sumatra
1) Rendang (Padang, Sumatra Barat).
2) Sate Padang (Sumatra Barat).
3) Pempek (Palembang, Sumatra Selatan).
4) Bika Ambon (Medan, Sumatra Utara).
5) Mie Aceh (Aceh).
b. Makanan Khas Pulau Jawa
1) Rawon (Jawa Timur).
2) Rujak cingur (Jawa Timur).
3) Lumpia Semarang (Jawa Tengah).
4) Kerak telor (Jakarta).
5) Gudeg (Yogyakarta).
6) Karedok (Jawa Barat).
7) Asinan Betawi (Jakarta).
8) Lontong sayur (Jakarta).
9) Nasi uduk (Jakarta).
c. Makanan Khas Bali
1) Bebek betutu.
2) Nasi jinggo.
3) Sate lilit.
4) Sate pentul.
5) Ayam betutu.
d. Makanan Khas Pulau Kalimantan
1) Soto Banjar (Kalimantan Selatan).
2) Sate ikan pari (Kalimantan Utara).
3) Kepiting soka (Kalimantan Utara).
4) Asam pedas tempoyak (Kalimantan Barat).
5) Sate payau (Kalimantan Timur).
6) Ikan jelawat (Kalimantan Tengah).
e. Makanan Khas Pulau Sulawesi
1) Coto Makassar (Sulawesi Selatan).
2) Konro (Sulawesi Selatan).
3) Pisang ijo (Sulawesi Selatan).
4) Bolu peca' (Sulawesi Selatan).
5) Nasi jaha (Sulawesi Utara).
f. Makanan Khas Pulau Papua
1) Papeda.
2) Kue lontar.
3) Ikan bakar Manokwari.
4) Sagu lempeng.
Indonesia memiliki banyak kebudayaan karena memiliki banyak pulau-pulau. Pariwisata pusaka dapat di artikan sebagai "kegiatan wisata untuk menikmati berbagai adat istiadat lokal, benda-benda cagar budaya dan alam beserta isinya di tempat asalnya yang bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman akan keanekaragaman budaya dan alam bagi pengunjungnya."
Contoh sikap menghargai perbedaan suku bangsa dan agama
1. Menghormati suku bangsa dan agama lain
2. saling menolong dengan semuanya
3. tidak memilih-milih dalam berteman
4. Tidak membuang sampah sembarangan
5. Berbagi makanan ke orang lain
6. Menerapkan sopan santun ketika berbicara
Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan.
Kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia ialah sebagai bahasa nasional, bahasa negara, serta bahasa persatuan. Sebagai bahasa nasional, bahasa Indonesia memiliki fungsi, antara lain sebagai lambang Kebangsaan dan lambang identitas nasional Fungsi bahasa Indonesia sebagal Bahasa negara, antara lain sebagai bahasa resmi kenegaraan dan bahasa pengantar dalam dunia pendidikan. Bahasa Indonesia menjadi pemersatu suku, ras, dan antargolongan bagi seluruh masyarakat, mulai dari Sabang sampai Merauke.
Pancasila Dasar Negara
Pancasila adalah suatu ideologi yang dipegang erat bangsa indonesia.
Pancasila merupakan dasar negara indonesia yang ditetapkan pada 18 Agustus 1945 oleh panitia persiapan kemerdekaan indonesia (PPKI).
Nilai luhur dalam perumusan Pancasila bagi masyarakat indonesia adalah nilai kebersamaan.
Nilai-nilai mulia dalam perumusan pancasila :
1. Mendengarkan dan Menghargai Pendapatan
Orang Lain
2. Menerima Keputusan yang diambil dalam rapat atau pertemuan
3. Kerja keras
4. Rendah hati
5. Mengutamakan persatuan
6. Rela berkorban
7. Melaksanakan keputusan bersama
8. Keberanian
9. Mencari kesepakatan
10. Menghindari kekerasan
Nilai-nilai Pancasila
1. Ketuhanan yang maha esa
pada sila ini menunjukkan hubungan antara manusia dengan sang pencipta. agama diindonesia ada 6, Islam, Kristen protestan, Kristen katolik, Hundu, Buddha, Konghuchu.
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
pada sila ini menunjukkan hubungan antar sesama manusia. manusia adalah mahluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan bantuan orang lain, sehingga terjalin hubungan interaksi antara satu dengan yang lainnya.
3. Persatuan indonesia
pada sila ini menunjukkan adanya keberagaman diindonesia yang harus dijaga keutuhannya agar terjalin persatuan dan kesatuan.
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
sila ini mengandung semangat bermusyawarah dalam menyelesaikan setiap permasalahan. mengutamakan persatuan, kekompakan, dan kebersamaan yang bertujuan mewujudkan musyawarah mufakat.
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia sila ini menunjukkan adanya semangat dalam bersikap adil kepada sesama.
1. Pembiasaan nilai-nilai Pancasila di rumah
a. melaksanakan ibadah bersama-sama
b. saling menyayangi antaranggota keluarga
c. membantu pekerjaan orang tua di rumah
d. menyelesaikan masalah keluarga dengan cara musyawarah
e. berbicara dengan sopan dan lembut kepada orang tua
2. Pembiasaan nilai-nilai Pancasila di sekolah
a. berdoa sebelum memulai pembelajaran
b. saling menyayangi dengan teman
c. tidak membeda-bedakan teman meskipun berbeda agama dan suku bangsa
d. menyelesaikan masalah bersama dengan musyawarah
e. saling menolong jika ada teman yang membutuhkan bantuan
| Rangkuman Materi BAB 6 Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka, Menulis Cerita Fiksi Ilmiah |
|
|---|
| Rangkuman Materi Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Kurikulum Merdeka, Debat |
|
|---|
| Rangkuman Materi Pelajaran BAB 5 Fikih Kelas 1 MI Semester 2, Aku Bisa Tayamum |
|
|---|
| Rangkuman Materi Pelajaran BAB 4 Fikih Kelas 1 MI Semester 2, Berwudu Itu Mudah |
|
|---|
| Rangkuman Materi BAB 6 Pendidikan Pancasila Kelas 6 SD, Mengenal Lembaga Pemerintahan Provinsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/rangkuman-materi-Pendidikan-Pancasila-kelas-3-semester-2.jpg)