Breaking News

Kunci Jawaban

Kunci Jawaban Sejarah Kelas 10 SMA Halaman 154-156 Kurikulum Merdeka, BAB 3

Berikut ini kunci jawaban Sejarah kelas 10 SMA halaman 154-156 kurikulum merdeka yang bisa jadi refrensi siswa belajar di rumah.

Ilustrasi/AI
ILUSTRASI KUNCI JAWABAN - Kunci Jawaban Sejarah kelas 10 SMA halaman 154-156 semester 1 Kurikulum Merdeka. Contoh kunci jawaban Sejarah kelas 10 SMA halaman 154-156 semester 1 Kurikulum Merdeka yang bisa jadi refrensi belajar di rumah. 

Ringkasan Berita:
  • Artikel berisi kumpulan kunci jawaban dan pembahasan untuk mata pelajaran Sejarah kelas 10 SMA halaman 154–156 Kurikulum Merdeka
  • Topik utama soal mencakup sejarah kerajaan-kerajaan Nusantara, seperti Salakanagara, Kutai, Mataram Kuno, Sunda, Bali, Singasari, hingga Majapahit, lengkap dengan alasan, bukti prasasti, dan kebijakan para raja.
  • Bagian uraian menjelaskan aspek sosial, budaya, ekonomi, hingga strategi politik
 

 

SRIPOKU.COM - Berikut ini kunci jawaban Sejarah kelas 10 SMA halaman 154-156 kurikulum merdeka dikutip dari YouTube Media Pembelajaran.

1. Selama ini keberadaan Kerajaan Salakanagara jarang diperbincangkan. Kemungkinan hal ini disebabkan kurangnya sumber tertulis dan juga sumber-sumber arkeologis yang dapat mendukung tentang keberadaan kerajaan tersebut. Menurut tulisan yang terdapat di sebuah naskah, diberitakan tentang kerajaan yang berlokasi di Teluk Lada, Pandeglang, Banten. Kerajaan ini diperkirakan telah berdiri sejak abad 1 M, seiring dengan kedatangan orang-orang dari India yang berdagang ke Nusantara. Naskah yang dimaksud ini adalah naskah...
A. Carita Parahyangan
B. Wangsakerta
C. Babad Pasundan
D. Babad Cirebon
E. Babad Tanah Jawi
Jawaban : B

2. Perhatikan informasi-informasi di bawah ini.
1) Temuan prasasti yang ditulis di atas yupa berjumlah tujuh buah. 
2) Temuan tujuh prasasti di wilayah Bogor, Cilincing, dan Banten bagian selatan.
3) Berita Tiongkok pada zaman Dinasti Tang (618-906 M).
4) Tulisan pada Prasasti Tuk-Mas.
5) Informasi dari Prasasti Kota Kapur dan Prasasti Kedukan Bukit.
Dari lima informasi di atas, sumber sejarah yang penting tentang keberadaan Kerajaan Kutai ditunjukkan nomor..
A (1)
Β. (2)
C. (3)
D. (4)
Ε. (5)
Jawaban : A

Baca juga: Kisi-kisi Soal PAS/SAS/UAS Sejarah Kelas 10 SMA Semester 1 Kurikulum Merdeka 2025 dan Kunci Jawaban

3. Alasan utama Mpu Sindok memindahkan pusat kerajaannya dari Jawa Tengah ke Jawa Timur adalah...
A. menghindari pemberontakan yang dilakukan oleh kerajaan di pesisir Mataram
B. Menyatukan kekuasaan antara 
C. menghindari bencana alam, seperti letusan gunung berapi
D. mengembalikan kejayaan Dinasti Sanjaya yang terdesak oleh Dinasti Syailendra
E. merintis terbentuknya dinasti baru, yaitu Dinasti Girindra
Jawaban : C

4. Gambar tersebut (prasasti) menunjukkan salah satu peninggalan kerajaan Hindu yang pernah eksis di Jawa Barat. Prasasti tersebut berisikan telapak kaki raja dari kerajaan tersebut. Meskipun belum terdapat bukti yang kuat mengenai makna dari telapak kaki tersebut, beberapa ahli sejarah telah memaknai gambar telapak kaki tersebut sebagai....
A. ekspresi tentang besarnya kekuasaan raja
B. upaya raja menunjukkan kewibawaan terhadap daerah taklukan
C. pembuktian terhadap kesaktian Raja Purnawarman
D. tapak kaki Dewa Wisnu sebagai dewa pelindung kerajaan
E bukti penguasaan raja terhadap wilayah tersebut
Jawaban : E

5. Salah satu alasan Airlangga memerintahkan Empu Barada untuk membagi wilayah kerajaan menjadi dua, yaitu Jenggala dan Panjalu, adalah...
A mencegah terjadinya perang saudara
B. menghindari serangan Raja Wurawari
C. membagi-bagi kekuasaan kerajaan sehingga lebih luas
D. Airlangga tidak memiliki putra mahkota sebagai pengganti dirinya
E. desakan Jenggala dan Panjalu untuk memiliki pemerintahan sendiri
Jawaban : A

6. Di Kerajaan Kediri, pada masa pemerintahan Kertajaya, terjadi sengketa dengan kaum brahmana yang disebabkan
A rendahnya toleransi kehidupan beragama di Kerajaan Kediri
B. kaum brahmana dianggap sebagai ancaman bagi kekuasaan Kertajaya
C. kaum brahmana menolak menyembah Kertajaya yang menganggap dirinya sebagai dewa
D. kaum brahmana banyak melakukan kritik kepada Kertajaya
E. kaum brahmana menolak memberi upeti kepada Kertajaya
Jawaban : C

7. Masa pemerintahan Kertanagara diwarnai ambisi ekspansionis, yaitu meluaskan wilayah kerajaan ke seluruh wilayah Nusantara, baik dengan cara penaklukan maupun dengan membina persahabatan. Sebagai salah satu realisasi dari cita-cita politiknya adalah pengiriman Arca Amoghapasa, sebagai tanda persahabatan dengan Kerajaan....
A. Sriwijaya
B. Melayu
C. Pagaruyung
D. Malaka
E. Kutai
Jawaban : B

8. Perhatikan gambar berikut (lambang kerjaan majapahit)
Lambang tersebut merupakan lambang Kerajaan....
A. Sriwijaya
B. Sunda
C. Kediri
D. Singasari
E Majapahit
Jawaban : E

9. Raden Wijaya adalah menantu Kertanegara yang berhasil meloloskan diri ketika Kertanegara diserang Jayakatwang, Setelah beberapa waktu, Raden Wijaya berhasil merebut kembali takhta kerajaan dan mendirikan Kerajaan....
A. Pajajaran
B. Majapahit
C. Sriwijaya
D. Mataram Kuno
E. Medang Kamulan
Jawaban : B

10. Perhatikan teks berikut.
Raja Hayam Wuruk adalah seorang pemimpin yang memiliki pandangan luas. Kebijakan politiknya memiliki kesamaan dengan politik Gajah Mada, yaitu mencita-citakan persatuan Nusantara di bawah panji Kerajaan Majapahit.
Berdasarkan informasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa Kerajaan Majapahit mampu mencapai kejayaan karena....
A. memiliki raja bijaksana dan kuat seperti Hayam Wuruk
B. tidak ada kerajaan lain yang mampu menyamai pasukan Majapahit
C. keunggulan Majapahit dalam sistem ekonomi dan politiknya yang sudah teratur
D. Hayam Wuruk dan Gajah Mada memiliki motivasi yang sama untuk memajukan Majapahit
E. keberadaan Gajah Mada menjadi penggerak kemajuan Majapahit ditunjang dengan armada militer yang kuat
Jawaban : D

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan tepat.
1. Jelaskan bahwa kaum brahmana dalam kehidupan sosial masyarakat Kutai memiliki kedudukan yang istimewa.
Jawaban: Kaum brahmana dalam kehidupan sosial masyarakat Kutai memiliki kedudukan yang istimewa karena dekat dengan raja. Hal ini terlihat dari salah satu Yupa dari tujuh buah Yupa peninggalan Kutai, diketahui bahwa raja yang memerintah Kerajaan Kutai saat itu adalah Mulawarman. Namanya dicatat dalam Yupa karena kedermawanannya menyedekahkan 20.000 ekor sapi kepada kaum brahmana.

2. Jelaskan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Kerajaan Sunda dan Kerajaan Bali.
Kehidupan sosial-ekonomi masyarakat:
1) Kerajaan Sunda
Prasasti Sang Hyang Tapak (1030 M) dari Cibadak, Sukabumi, menyebut Raja Maharaja Sri Jayabhupati yang berkuasa di Prahajyan Sunda, yaitu Kerajaan Sunda/Pajajaran. Prasasti ini menunjukkan adanya pemujaan tapak kaki dan bahwa Jayabhupati menganut Hindu Siwa, terlihat dari gelarnya Wisnumurti. la digantikan Rahyang Niskala Wastukencana, lalu muncul Prabu Linggabuana yang dikenal dari Perang Bubat (1357) melawan Majapahit.

2) Kerajaan Bali
Prasasti Sanur (913 M) mencatat Raja Ugrasena (915-942 M), sezaman dengan Mpu Sindok. Ia membebaskan beberapa desa pajak karena menjadi penghasil kayu kerajaan. Penerusnya, Tabendra Warmadewa, membangun pemandian Tirta Empul. Raja-raja berikutnya adalah Jayasingha Warmadewa, Jayasadhu Marwadewa, Sri Maharaja Sriwijaya Mahadewi, dan Dharma Udayana Warma-dewa (suami Mahendradatta, ayah Airlangga). Pada masa Udayana, pengaruh Jawa sangat kuat terlihat dari penggunaan bahasa Jawa Kuno/Kawi dalam prasasti.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved