Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI
Bakal Tanding Ulang LCC MPR, Curhatan Siswi SMAN 1 Sambas Rival Josepha Disorot, Status Juara Gugur
Sementara siswi dari SMAN 1 Sambas yang menjawab persis sama seperti jawaban Ocha, justru dibenarkan oleh dewan juri dan diberikan poin sepuluh.
Ringkasan Berita:
- Curhatan siswi SMAN 1 Sambas usai memenangkan Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR tingkat Provinsi Kalimantan Barat jadi sorotan.
- Pasalnya curhatan itu dikaitkan dengan ketidakadilan yang didapat lawan SMAN 1 Sambas lomba tersebut.
- Ketua MPR RI, Ahmad Muzani tegas memutuskan untuk mengulang final Lomba Cerdas Cermat (LCC) usai viral.
SRIPOKU.COM - Nasib siswi SMAN 1 Sambas usai memenangkan Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR tingkat Provinsi Kalimantan Barat jadi sorotan.
Sempat senang dan bersemangat berhasil lolos ke tingkat nasional, tim SMAN 1 Sambas tampaknya harus menunda perayaan terlebih dahulu.
Curhatan siswi SMAN 1 Sambas usai memenangkan Lomba Cerdas Cermat (LCC) MPR pun viral.
Hal ini dikaitkan dengan ketidakadilan yang didapat lawan SMAN 1 Sambas lomba tersebut.
Seperti diketahui, babak final LCC di Kalbar ramai diperbincangkan setelah salah satu peserta dari SMAN 1 Pontianak bernama Josepha Alexandra alias Ocha disebut diperlakukan tak adil.
Dalam sesi ketiga, Ocha menjawab pertanyaan dari MC dengan jawaban yang benar, namun disalahkan oleh dewan juri hingga poinnya dikurangi lima.
Sementara siswi dari SMAN 1 Sambas yang menjawab persis sama seperti jawaban Ocha, justru dibenarkan oleh dewan juri dan diberikan poin sepuluh.
Sosok siswi SMAN 1 Sambas yang jawabannya sama seperti Ocha itu bernama Riana Akila.
Usai berhasil membawa sekolahnya lolos LCC tingkat nasional, Riana mengurai curhatan.
Dalam tayangan Youtube Tribun Pontianak, Riana mengaku tak menyangka timnya bisa melaju mulus hingga menyabet juara satu.
Padahal awalnya ia tak punya ekspektasi tinggi bakal mewakili provinsi untuk ke nasional.
"Alhamdulillah kami mencapai kesuksesan sampai saat ini. Ekspektasi kami itu hanya menang babak penyisihan, masuk final. Itu pun juara tiga enggak apa-apa. Tapi alhamdulillahnya rezeki kami mencapai juara satu ke nasional ini," ungkap Riana.
Baca juga: Jerit Hati Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara & Denda 5 Triliun, Akui Lebih Berat dari Teroris
Selain Riana, rekannya dari SMAN 1 Sambas lainnya yakni bernama Tifani juga mengurai hal serupa.
Tifani mengaku tidak pernah menyangka bisa menjuarai LCC tingkat provinsi.
| Penyebab Juri LCC Empat Pilar Tak Minta Maaf ke Josepha, MPR Sebut tak Perlu: Sudah Diwakili Lembaga |
|
|---|
| Sekjen MPR Sebut Sound System Jadi Biang Kerok Kontroversi LCC MPR: Kendala Teknis, Akan Dievaluasi |
|
|---|
| Tindakan Wapres Gibran Usai LCC MPR Viral, Josepha Siswi yang Protes ke Juri Kini Diundang Istana |
|
|---|
| Harta Kekayaan 2 Juri LCC di Kalbar, Indri Wahyuni & Dyastasita Kompak Laporkan Tak Punya Kendaraan |
|
|---|
| Juri & MC LCC 4 Pilar Digugat ke Pengadilan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani 'Terseret' Ini Isi Petitumnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Sosok-Dyastasita-Juri-LCC-4-Pilar-Dicap-Antikritik-Salahkan-Jawaban-Benar-Siswa-Pejabat-Setjen-MPR.jpg)