Berita Viral

Driver Ojol yang Pukul Dirinya Bukan Anggota Paspampres, Berharap Laporan Terus Jalan

Driver ojek online di Kembangan bernama Hasan (26) meminta maaf karena telah menyebut pelaku yang memukul dirinya adalah anggota paspampres.

Editor: Refly Permana
Instagram/@hasanrisqi
MINTA MAAF - Permintaan maaf dari driver ojol yang salah menyebut pemukul dirinya adalah anggota paspampres. 

Ringkasan Berita:
  • Beredar kabar, driver ojol di Kembangan dianiaya seorang pria yang menurut informasi warga adalah anggota paspampres.
  • Sehari setelah pengakuannya viral, driver ojol ini meralat ucapannya, pelaku bukan anggota paspampres.
  • Polisi sudah menerima laporan dan korban sudah dipanggil dua kali.

 

SRIPOKU.COM - Driver ojek online di Kembangan bernama Hasan (26) meminta maaf karena telah menyebut pelaku yang memukul dirinya adalah anggota paspampres.

Pantauan Sripoku.com di akun Instagram miliknya pada Senin (9/2/2026), Hasan sudah membuat postingan permintaan maaf kepada satuan paspampres.

"Kesalahan informasi dari TKP, sekali lagi saya minta maaf kepada pihak kesatuan paspampres," tulis Hasan.

Untuk insiden pemukulan, Hasan tidak meralatnya dan memang benar-benar ia alami.

Baca juga: Fakta Paspampres Ditegur Wartawan di Inggris, Pengawal Presiden Prabowo Pilih Mundur

Awal Mula Muncul Dugaan Oknum Paspampres

Hasan dianiaya pada Rabu (4/2/2026).

Awalnya, Hasan terlibat konflik dengan anak pelaku.

Lalu, pelaku pemukulan keluar dari rumah membawa sebatang besi.

"Terus pelaku ini, bapaknya ini datang bawa besi dan mukul kepala saya. Sekali pukul pakai besi, saya luka di dahi kiri," kata Hasan mengutip postingan di Instagramnya Minggu (8/2/2026). 

Warga sekitar pun segera melerai kejadian tersebut.

Hasan kemudian diamankan ke rumah RT untuk ditanyai kronologi kejadian. 

Saat diamankan, Ketua RT dan warga setempat menyebut bahwa pelaku adalah anggota paspampres. 

"Nah, yang konfirmasi itu RT-nya (pelaku diduga paspampres). Polisi juga tahunya dari RT, kan dia menghubungi RT buat konfirmasi kejadian tuh," ujar Hasan.

Hasil Pemeriksaan Sementara Polisi

Polsek Kembangan masih belum memberikan keterangan lengkap atas dugaan oknum paspampres menganiaya seorang driver ojek online.

Kisah ini viral setelah korban bernama Hasan (26) curhat di media sosial.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved