Berita Viral

SOSOK Ini Tuding Ahmad Sahroni yang Jadi Biang Kerok Kekacauan-Tewasnya Driver Ojol, Mulut Sampah!

Ahmad Sahroni dituding sebagai biang kerok dan pemicu kekacauan hingga tewasnya driver ojek online dalam aksi demo yang terjadi di Jakarta

Editor: Welly Hadinata
Instagram
FERRY TUDING SAHRONI - Anggota DPR RI dari Partai Nasdem, Ahmad Sahroni dituding kreator konten Ferry Irwandi sebagai biang kerok dan pemicu kekacauan hingga tewasnya driver ojek online dalam aksi demo yang terjadi di Jakarta, Kamis (28/8/2025). Tudingan itu dilontarkan Ferry Irwandi secara terbuka dan menuding Ahmad Sahroni, sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas kekacauan demo berdarah. Foto Instagram @irwandiferry 

SRIPOKU.COM - Nama Ahmad Sahroni yang merupakan anggota DPR RI dari Partai Nasdem, menjadi sorotan publik.

Bahkan Ahmad Sahroni dituding sebagai biang kerok dan pemicu kekacauan hingga tewasnya driver ojek online dalam aksi demo yang terjadi di Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Tudingan itu dilontarkan secara terbuka oleh kreator konten Ferry Irwandi.

Ferry menuding Ahmad Sahroni, sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas kekacauan demo berdarah.

Ferry mengecam pernyataan Sahroni yang dinilai provokatif dan menjadi pemicu insiden yang menyebabkan korban luka hingga meninggal dunia.

Baca juga: NASIB Sahroni Anggota DPR RI yang Ucapkan Kalimat Orang Tolol Sedunia, Jabatannya Langsung Dicopot

Ferry juga menegaskan tidak gentar dan menantang Sahroni untuk bertemu langsung, baik dalam diskusi publik maupun ranah hukum.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat (28/8/2025), Ferry secara terbuka menyebut politisi Partai NasDem itu sebagai salah satu pihak yang harus bertanggung jawab atas rangkaian kekacauan yang terjadi.

Ferry menuding pernyataan Ahmad Sahroni menjadi pemicu serangkaian demo besar yang akhirnya memakan korban jiwa.

Bahkan demo besar masih terjadi sampai Jumat (29/8/2025) hari ini.

Menurut Ferry ucapan Ahmad Sahroni memiliki andil besar dalam insiden yang menyebabkan adanya korban luka hingga meninggal dunia.

"Ingat @ahmadsahroni88 mulut sampah Anda punya andil yang besar dari semua rangkaian buruk dan duka ini," tulis Ferry Irwandi dalam keterangan unggahan di Instagramnya.

Ferry menyoroti dampak dari kekacauan yang terjadi akibat ucapan Sahroni.

"Nyawa yang melayang, korban yang terluka dan keluarga yang ditinggalkan," sambungnya.

Ia menegaskan tidak akan gentar dengan kekuasaan dan kekayaan yang dimiliki oleh Ahmad Sahroni.

"Saya tidak peduli seberapa powerful Anda, seberapa kaya Anda dan seberapa banyak orang yang Anda sudah penjara," kata Ferry.

Ferry menyatakan bahwa Ahmad Sahroni merupakan salah satu pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban atas semua insiden yang terjadi.

"Anda adalah salah satu pihak yang harus bertanggung jawab atas semua kekacauan ini," kata Ferry.

Dalam unggahan yang sama, Ferry Irwandi menyertakan sebuah tangkapan layar berita yang menampilkan foto Ahmad Sahroni dengan judul "Sahroni Dukung Polisi Tangkap Pendemo Anarkis: Di Bawah Umur Saja Sudah Brengsek".

Pernyataan "brengsek" yang dilontarkan Sahroni inilah yang diduga kuat Ferry memicu demo besar dan menjadi pangkal kemarahan Ferry.

Melalui fitur Instagram Story, Ferry menantang Sahroni secara langsung.

Bahkan Ferry menantang Sahroni untuk bertemu, baik dalam sebuah diskusi atau di persidangan dalam ranah hukum.

"@ahmadsahroni88 Anda yang brengsek," kata Ferry.

Ferry secara terang-terangan mengatakan tidak semua orang bisa dibungkam dengan uang, popularitas, dan kekuasaan, seperti yang dimiliki Ahmad Sahroni.

"Tidak semua orang takut dengan uang, ketenaran, dan power yang Anda punya," ujarnya.

Ferry bahkan mengaku siap jika pernyataannya menyebut Sahroni "brengsek" dilaporkan dan akan membawanya ke balik jeruji besi.

"Kalau mengatakan Anda brengsek buat saya harus dipenjara, maka akan saya jalani," tantang Ferry.

Ferry menutup tudingannya dengan mengajak siapapun yang mengenalnya dan Sahroni untuk mempertemukan mereka.

"Siapapun orang yang kenal dengan saya dan orang ini, tolong pertemukan, mau di meja podcast atau pengadilan," serunya.

Di akhir kalimatnya, Ferry kembali melontarkan kalimat pedas.

"Mulut Anda benar-benar sampah," kata Ferry kepada Sahroni.

Sahroni Dicopot

Politisi NasDem Ahmad Sahroni dicopot dari jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI. 

Dari surat dengan Kop Partai NasDem pada Jumat (29/8/2025) dijelaskan bahwa NasDem mengadakan Rapat Pimpinan Fraksi Partai NasDem. 

Dari hasil rapat tersebut, pimpinan fraksi Partai NasDem sepakat mencopot Ahmad Sahroni dari jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI. 

Dengan begitu, Sahroni kini hanya menjadi anggota Komisi I DPR RI. 

Pengganti posisi Sahroni di jabatan Wakil Ketua Komisi III DPR RI yakni H Rusdi Masse Mappasessu yang sebelumnya anggota Komisi IV DPR RI.

Pergantian itu mulai berlaku Jumat (29/8/2025). 

Surat itu pun sudah ditembuskan ke Pimpinan DPR RI, Pimpinan Komisi I, III, dan IV serta Sekretariat Jenderal (Sekjen) DPR RI. 

Sebelumnya Ahmad Sahroni menjadi sorotan setelah menyebut rakyat Indonesia tolol apabila mau DPR RI dibubarkan. 

Sahroni mengatakan, siapa saja boleh mengkritik DPR RI.

Akan tetapi, katanya tidak boleh mencaci maki, karena bisa merusak mental.

"Mental manusia yang begitu adalah mental manusia tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia," kata Ahmad Sahroni saat kunjungan kerja di Polda Sumut, Jumat (22/8/2025).

Pernyataan Ahmad Sahroni itu lantas menjadi bulan-bulanan masyarakat. Terlebih Politisi NasDem itu sudah hampir tiga periode digaji oleh rakyat lantaran menjadi anggota DPR RI.

Pernyataan Ahmad Sahroni itu kemudian membuat masyarakat emosi hingga unjuk rasa berdarah di DPR RI terjadi sedari Senin (25/8/2025).

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Ahmad Sahroni Dituding Biang Kerok Kekacauan dan Tewasnya Driver Ojol, Ferry Irwandi: Mulut Sampah

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved