Driver Ojol Tewas Dilindas

REAKSI Anies Baswedan Desak Investigasi Transparan Kematian Affan Kurniawan: Tak Bisa Mengobati Luka

Affan berkumpul dengan ribuan rakyat karena hak konstitusional mereka. Kita harus berdiri bersama mereka yang menuntut keadilan dan melindungi hak

Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: pairat
Tiktok
TANGGAPAN ANIES BASWEDAN - Tangkapan layar Tiktok. Anies Baswedan Desak Investigasi Transparan atas Kematian Affan Kurniawan Tidak Bisa Mengobati Luka 

SRIPOKU.COM - Anies Baswedan turut berduka atas kepergian Affan Kurniawan driver ojek online yang tewas dilindas mobil rantis Brimob.

Kepergiaan Affan Kurniawan menjadi duka mendalam bagi masyarakat Indonesia.

Dikutip dari akun Instagramnya @Aniesbaswedan pada Jumat (29/8/2025), Anies Baswedan  turut bereaksi dan menyayangkan kepergiaan Affan kurniawan dengan cara yag begitu tragis.

Affan Kurniawan meninggal dunia saat sedang menyuarakan haknya sebagai warga Indonesia untuk menuntutu keadilan.

Perjuangan Affan Kurniawan malah berakhir dengan kematian yang membuat masyarakat Indonesia menjadi semakin geram.

Menanggapi hal itu, Anies Baswedan mendesak investigasi yang transparan terhadap para pelaku.

"Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Kita amat terpukul dan geram atas wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang meninggal tragis saat menyuarakan hak. Hidup muda penuh harapan terenggut dalam perjuangan keadilan.

Kepada keluarga almarhum, doa dan dukungan kita menyertai. Tidak ada yang dapat mengobati luka kehilangan putra tercinta.

Affan berkumpul dengan ribuan rakyat karena hak konstitusional mereka. Kita harus berdiri bersama mereka yang menuntut keadilan dan melindungi hak menyuarakan pendapat.

Kita mendesak investigasi transparan dan proses hukum tegas. Langkah Kapolri dengan permintaan maaf terbuka harus dituntaskan dengan penegakan hukum konsekuen.

Ke depan, penyampaian aspirasi harus tetap bisa dilakukan tanpa rasa takut. Namun, bagaimana rakyat dituntut menyampaikan aspirasi dengan damai jika wakil rakyat dan penyelenggara negara berperilaku semena-mena dan berkomentar semaunya yang meremehkan akal sehat publik?

Tuntutan penyampaian aspirasi damai harus diimbangi kesediaan mendengarkan dan mempertimbangkan aspirasi secara serius dan beradab, bukan malah meremehkan hingga memantik kemarahan dan keputusasaan publik.

Terima kasih kepada sesama rakyat yang saling menjaga dalam demonstrasi kemarin. Sikap rakyat ini menunjukkan kekuatan dan kedewasaan dalam berdemokrasi.

Jangan ada lagi nyawa melayang saat menyampaikan aspirasi. Keadilan harus hadir sekarang, untuk Affan, keluarganya, dan masa depan demokrasi kita," tulis Anies Baswedan.

KOLASE PANGKAT KOMPOL
KOLASE PANGKAT KOMPOL (Kolase)

Baca juga: Imbas Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Ribuan Ojol Bakal Gelar Aksi di Polda Sumsel

Chat Terakhir Affan

Terungkap chat customer Affan Kurniawan, driver ojol yang tewas usai dilindas mobil rantas Brimob.

Saat itu rupanya Affan Kurniawan sedang menjalani tugasnya sebagai driver ojol.

Bahkan dari chat customer yang tersebar, orderan Affan saat itu sedang ditunggu.

Affan Kurniawan meninggal dunia usai dilindas mobil Rantas Brimob saat demo di Jalan Pejompangan, Jakarta Pusat Kamis (28/8/2025) malam.

Pantauan Sripoku.com dari Instagram Gadisikal Jumat (29/8/2025), tersebar chat customer Affan saat itu.

Dari chat aplikasi ojol, Affan terlihat sempat memberikan kabar tentang orderannya.

"Halo kak, mohon ditunggu ya," tulis Affan kepada customernya.

Saat itu pesan tersebut pun langsung dibalas, dan sudah dibaca kembali oleh Affan.

Namun 10 menit kemudian, saat customer tersebut menanyakan lokasi Affan, tak ada respon sama sekali.

"Dimana Kak?" pesan tertulis pada pukul 5.51PM.

" Haloo?" pesan kembali tertulis pada pukul 6.03 PM.

Ternyata chat yang tak terbalas oleh Affan itu lantaran ia tewas dilindas mobil Rantas saat melewati jalan demo.

Saksi mata bernama Abdul pun turut memberikan keterangannya.

Menurut Abdul, peristiwa itu terjadi antara pukul 18.30-19.00 WIB, Kamis malam.

Saat itu, Abdul yang tengah mengendarai motornya untuk pulang ke kediamannya di Jakarta Utara sempat terhenti karena kemacetan parah ketika polisi tengah membubarkan demonstran yang sebelumnya menggelar aksi di Gedung DPR RI.

"Itu kejadiannya habis magrib, sudah bener-bener chaos, itu mobil saya lihatnya dari dekat halte, mengarah ke Pejompongan," kata Abdul.

Saat itu, lanjut Abdul, mobil rantis tersebut melaju dengan ugal-ugalan ke arah demonstran yang berada di Jalan Raya Pejompongan.

Kata Abdul, mobil itu benar-benar dilajukan kencang ke arah demonstran, dengan maksud membubarkan mereka.

"Dia bener-bener nyoba nabrakin para pendemo, di kanan kiri, ugal-ugalan. Siapa aja yang di depan dia dihajar nggak peduli," ungkap Abdul.

Dari keterangan Abdul, yang ia tangkap saat di lokasi, Affan sedang bekerja mengantar orderan.

"Kata temen-temen ojol lainnya, korban ini lagi mau nganterin orderan ke rumah warga di kawasan Benhil. Mungkin karena dia nggak bisa lewat, akhirnya berhenti di situ dulu dan akhirnya kena mobil itu," pungkas Abdul.

Baca berita menarik Sripoku.com lainnya di Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved