Berita Palembang

Dampak Pertamax Naik, Warga Palembang Rela Antre Pertalite Sejak Pagi Buta

Kondisi ini dipicu oleh gelombang peralihan konsumen dari Pertamax ke Pertalite pasca-kenaikan harga BBM nonsubsidi

Tayang:
Penulis: Hartati | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Hartati
ANTRE PERTALITE - Antren panjang sepeda motor yang akan mengisi pertalite di SPBU R Sukamto Palembang, Senin (15/6/2026). Sejumlah pengendara sudah memarkirkan motornya di jalur antrean pertalite sebelum SPBU buka agar dapat mengisi pertalite sebab jika siang selain panas karena musim kemarau, stok pertalite juga kerap kosong karena habis terjual. 
Ringkasan Berita:
  • Antrean kendaraan roda dua dan roda empat mengular di hampir seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Senin (15/6/2026).
  • Kondisi ini dipicu oleh gelombang peralihan konsumen dari Pertamax ke Pertalite pasca-kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut sejak 10 Juni lalu.
  • Pemandangan antrean panjang terlihat setiap hari, baik di pusat maupun pinggiran kota.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Antrean kendaraan roda dua dan roda empat mengular di hampir seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palembang, Sumatera Selatan, Senin (15/6/2026).

Kondisi ini dipicu oleh gelombang peralihan konsumen dari Pertamax ke Pertalite pasca-kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut sejak 10 Juni lalu.

Pemandangan antrean panjang terlihat setiap hari, baik di pusat maupun pinggiran kota.

Banyak warga bahkan rela mendatangi SPBU sejak pagi buta sebelum operasional pengisian bahan bakar resmi dibuka untuk menghindari antrean panjang dan risiko kehabisan stok.

Salah seorang warga Sekip, Sri, mengaku sudah mengantre di SPBU Jalan R. Sukamto sejak pukul 05.40 WIB, padahal SPBU baru dibuka pukul 06.00 WIB.

"Kalau siang selain panas, takut juga kebagian antre panjang tapi ternyata BBM sudah habis karena dari pagi terus ramai. Selisih uangnya (jika memakai Pertalite) masih bisa dipakai untuk jajan anak," ujar Sri saat ditemui di lokasi, Senin (15/6/2026).

Sri menjelaskan, untuk mengisi penuh tangki sepeda motornya dengan Pertamax, ia harus merogoh kocek lebih dari Rp50.000.

Sementara jika mengisi Pertalite, ia hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp35.000. Selisih hingga Rp20.000 tersebut dinilai sangat berarti bagi kebutuhan operasionalnya sehari-hari.

Sebagai informasi, harga BBM jenis Pertamax di wilayah Sumatra Selatan mengalami penyesuaian signifikan dari yang semula Rp12.600 per liter kini naik menjadi Rp16.650 per liter.

Lonjakan harga ini membuat volume kendaraan di jalur pengisian Pertalite terus padat dari pagi, siang, hingga malam hari.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved