Berita Palembang

Gambaran Wajah Baru Kambang Iwak, Segera Dibangun Jembatan Bentuk Perahu Bidar

Pemerintah Kota Palembang berencana melakukan penataan kawasan Kambang Iwak yang dikenal sebagai tempat nongkrong dan olahraga.

Tayang:
Penulis: Arief Basuki | Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Angga
KAMBANG IWAK - Suasana Kambang Iwak Palembang yang berlokasi di jalan Tasik, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan pada Sabtu (6/12/2025) silam. Pemkot Palembang berencana melakukan pembenahan di lokasi ini. 
Ringkasan Berita:
  • Pembangunan jembatan Gerbang Musi Bidar di kawasan Kabang Iwak akan menjadi ikon baru kota.
  • Desain jembatan mengadopsi estetika perahu bidar dan filosofi Sungai Musi.
  • Proyek ini bertujuan mempercantik kota dengan tetap memperhatikan lingkungan.

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berencana melakukan pembenahan Kambang Iwak (KI).

Rencananya, lokasi yang sering dijadikan tempat nongkrong dan olahraga tersebut akan dibangun jembatan bernuansa daerah, yang diberi nama "Gerbang Musi Bidar".

Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan, penataan Kambang Iwak ini diharapkan menjadi ikon baru yang tidak hanya mempercantik kota, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai filosofis dan sejarah lokal.

"Tentunya pembangunan dilakukan dengan tetap memperhatikan kawasan lingkungan," kata Dewa, saat ditemui usai Rapat Pembahasan DED Penataan Wajah Kota di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (25/5/2026).

Baca juga: Motor Pengunjung Raib Bersama Juru Parkir di Kambang Iwak Palembang 

Sentuhan arsitektur khas Palembang akan mendominasi setiap sudut ikon baru ini. 

"Sekarang masih pembahasan, nanti ada revisi-revisi dari tim konsultan termasuk masukan dari pakar sehingga nantinya desain yang didapat benar-benar sesuai," ungkapnya.

Sementara Nurkholis dari Tim Leader Konsultan mengatakan, mereka mengusung konsep ikon Palembang untuk pembangunan jembatan di Kambang Iwak ini.

"Rencananya akan dibuat jembatan berbentuk Perahu Bidar. Ini mengadopsi estetika perahu Bidar. Nilai kesejarahan dan siluet perahu legendaris ini akan ditonjolkan sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi lokal," jelasnya.

Dia menambahkan, Pemerintah Kota Palembang bersama para arsitek dan pakar kebijakan berkomitmen agar pembangunan ini mendapatkan masukan yang benar-benar komprehensif.

"Ini harus bermanfaat dan bisa dinikmati oleh seluruh lapisan generasi," ujarnya.

Nurkholis menambahkan, satu keunikan utama dari proyek ini adalah desain jalan jembatan yang dibuat melengkung secara dinamis, mengikuti filosofi aliran Sungai Musi yang fleksibel dan tidak pernah statis. 

Baca juga: Icha Atazen Ikut Kesal Lihat Tingkah Sombong Pelaku Perusakan Lapak di Kambang Iwak, Congkak!

"Jalan yang melengkung ini mengajak pejalan kaki untuk tidak terburu-buru. Kami ingin masyarakat menikmati setiap langkah, menikmati pemandangan sekitar dan area kolam yang dinamis sehingga suasananya tidak pernah membosankan," pungkasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved