Berita Palembang

Kisah Korban Kebakaran di 14 Ilir: Sempat Selamatkan Dua Motor Sebelum Rumah Hangus Terbakar

Saat kebakaran melanda Lorong Terusan Darat pada Sabtu (23/5/2026), seorang korban bernama Taufik bergerak cepat menyelamatkan sepeda motor miliknya.

Tayang:
Penulis: Angga | Editor: tarso romli
Sripoku.com/Angga
TAUFIK KORBAN KEBAKARAN - Cerita Taufik salah satu korban kebakaran di jalan Lorong Terusan Darat, 14 Ilir, Kec. Ilir Timur I, Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu (23/5/2026) siang. 
Ringkasan Berita:
  • Saat kebakaran melanda Lorong Terusan Darat 14 IIir pada Sabtu (23/5/2026), seorang korban bernama Taufik bergerak cepat menyelamatkan dua unit sepeda motor miliknya..
  • Taufik gagal menyelamatkan harta benda lainnya, termasuk dokumen penting, karena dilarang warga kembali masuk setelah api telanjur mengepung bedeng.
  • Mengalami kerugian materi yang besar, Taufik kini hanya bisa pasrah dan berharap adanya bantuan dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang untuk meringankan beban para korban.

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Cerita pilu datang dari Taufik, salah satu korban kebakaran hebat yang melanda kawasan Jalan Lorong Terusan Darat, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada Sabtu (23/5/2026) siang.

Taufik mengisahkan, saat peristiwa itu terjadi, ia sedang beristirahat di dalam rumah bedeng yang disewanya.

Ketenangannya mendadak pecah ketika mendengar teriakan histeris warga yang meneriakkan kata 'kebakaran'.

"Saat saya memeriksa keluar, saya lihat api sudah langsung membesar. Spontan saya langsung berusaha menyelamatkan sepeda motor dulu," ujar Taufik saat diwawancarai di lokasi kejadian, Sabtu (23/5/2026).

Dengan sigap, Taufik berhasil mengeluarkan dua unit sepeda motor miliknya dari dalam rumah satu per satu.

Namun, ketika ia berniat kembali masuk untuk menyelamatkan harta benda lainnya, kobaran api sudah terlanjur mengepung bangunan.

"Waktu saya mau masuk lagi untuk mengambil barang-barang yang tersisa, sudah tidak bisa. Api sudah sangat besar di bagian lorong bedeng, dan warga lain juga melarang saya masuk karena sangat berbahaya," ungkapnya dengan nada sedih.

Akibat musibah ini, seluruh isi hunian Taufik hangus tak tersisa, termasuk dokumen-dokumen penting yang tidak sempat ia evakuasi.

Kini, Taufik hanya bisa pasrah meratapi nasibnya dan sangat berharap adanya uluran tangan dari pemerintah daerah demi menyambung hidup.

"Saya berharap ada perhatian dan bantuan dari Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang agar bisa meringankan beban kami para korban kebakaran di sini," pungkasnya.

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

Baca juga: Dua Rumah di Kawasan Segaran Lorong Khotib Kelurahan 14 Ilir Palembang Hangus Terbakar

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved