Berita Palembang
Pemprov Sumsel Anggarkan Rp 21 Miliar untuk Perbaikan Jalan Pagaralam - Empat Lawang
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) mengalokasikan anggaran sebesar Rp21 miliar pada tahun 2026
Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) mengalokasikan anggaran sebesar Rp21 miliar pada tahun 2026
- Anggaran itu untuk pemeliharaan dan perbaikan ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kota Pagaralam, Jarai, dan Kabupaten Empat Lawang.
- Adapun total dana sebesar Rp21 miliar tersebut nantinya akan dibagi menjadi dua fokus pengerjaan, yakni pemeliharaan ruas Pagaralam - Tanjung Raya sebesar Rp14 miliar, serta ruas Tanjung Raya hingga batas Bengkulu sebesar Rp7 miliar.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) mengalokasikan anggaran sebesar Rp21 miliar pada tahun 2026 untuk pemeliharaan dan perbaikan ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kota Pagaralam, Jarai, dan Kabupaten Empat Lawang.
Proyek infrastruktur ini dipastikan segera berjalan setelah sempat mengalami keterlambatan.
Anggota DPRD Sumsel asal Daerah Pemilihan (Dapil) 7, H. Alfrenzi Panggarbesi, mengungkapkan bahwa dirinya telah berkoordinasi langsung dengan Dinas PU Bina Marga Sumsel menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat terkait kerusakan di jalur strategis tersebut.
"Saya sudah berkoordinasi dengan Dinas PU Bina Marga Sumsel untuk mempertanyakan kapan ruas jalan tersebut akan diperbaiki karena masyarakat sudah sangat mengeluhkannya," ujar Alfrenzi, Selasa (19/5/2026).
Alfrenzi menjelaskan, keterlambatan pengerjaan jalan tersebut disebabkan oleh adanya pergeseran anggaran.
Adapun total dana sebesar Rp21 miliar tersebut nantinya akan dibagi menjadi dua fokus pengerjaan, yakni pemeliharaan ruas Pagaralam - Tanjung Raya sebesar Rp14 miliar, serta ruas Tanjung Raya hingga batas Bengkulu sebesar Rp7 miliar.
Nilai anggaran tahun ini tercatat naik signifikan dibanding tahun 2025 yang hanya sebesar Rp13 miar.
“Kita minta dengan sudah diputuskan alokasi anggaran ini untuk segera diproses lelang dan kemudian segera dikerjakan,” tegas Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sumsel tersebut.
Lebih lanjut, Alfrenzi membeberkan bahwa ruang fiskal atau APBD Sumsel pada tahun 2026 ini sebenarnya tengah mengalami penurunan hingga Rp1,8 triliun.
Penurunan tersebut merupakan dampak dari kebijakan pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) oleh Kementerian Keuangan yang berlaku secara nasional, sehingga cukup mengganggu alokasi anggaran pembangunan infrastruktur daerah.
Meski kondisi keuangan daerah sedang mengetat, perbaikan jalan Pagaralam - Empat Lawang tetap diprioritaskan demi kelancaran aktivitas masyarakat.
Legislator asal Pagaralam ini pun berharap porsi TKD dari pemerintah pusat dapat dikembalikan normal pada tahun anggaran
| Agoda: Wisatawan Pilih Hotel dengan Akses Wifi Stabil Jadi Pilihan Utama Saat Berlibur |
|
|---|
| Diduga Lakukan Penipuan, Anak Bos Perumahan Mewah di Palembang Ditetapkan Jadi Tersangka |
|
|---|
| Detik-detik Truk Rem Blong Meluncur tak Terkendali di MP Mangkunegara Palembang, Nyaris Makan Korban |
|
|---|
| Cari Pacar Lewat Media Sosial, Pria di Palembang Malah Tertipu Rp69 Juta |
|
|---|
| Walikota Palembang Pastikan Sanksi Berat 6 Oknum Dishub Pelaku Razia Ilegal, Ada yang Resmi Dipecat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Alfrenzi-gunung-dempo.jpg)