Kebakaran di Satu Ilir

Sempat Simpang Siur, Polisi Beberkan Dugaan Penyebab 8 Rumah di 1 Ilir Palembang Terbakar

Kebakaran terjadi di Jalan Sultan Agung RT 13/RW 03, Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan IT II diduga karena ledakan tabung gas elpiji.

Tayang:
Editor: Refly Permana
Sripoku.com/Angga
KEBAKARAN 1 ILIR- Kondisi terkini pascakebakaran di kawasan Jalan Sultan Agung, Kelurahan 1 Ilir, Palembang, Senin (11/5/2026). Sejumlah rumah warga hangus terbakar dan hanya menyisakan puing-puing bangunan, sementara warga terdampak mulai mengungsi ke posko darurat yang telah disiapkan pemerintah setempat. 
Ringkasan Berita:

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Kebakaran terjadi di Jalan Sultan Agung RT 13/RW 03, Kelurahan 1 Ilir, Kecamatan IT II, Palembang, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Api menghanguskan delapan rumah dan satu gudang.

Hingga Senin (11/5/2026) siang, peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan Polsek IT II dan Polrestabes Palembang.

Ketika dikonfirmasi Sripoku.com, Kapolsek IT II Palembang AKP Firmansyah mengatakan berdasarkan keterangan saksi, api berasal dari ledakan tabung gas elpiji.

Sebelum peristiwa itu terjadi, salah satu warga bernama Amin sedang memasak untuk warungnya.

Baca juga: Keluarga Korban Kebakaran 1 Ilir Bantah Isu Kompor Meledak, Sebut Api Dipicu Korsleting Listrik

“Dari keterangan saksi lain, saat kejadian warga juga mendengar suara ledakan sebanyak tiga kali,” ungkapnya. 

Akan tetapi, pihak keluarga membantah api berasal dari kompor ataupun tabung gas elpiji.

Lina Febrina, salah satu penghuni rumah asal api, mengatakan memang api berasal dari rumahnya.

Akan tetapi, penyebab utamanya adalah korsleting listrik di area dapur, bukan dari tabung gas. 

Ia beralasan, jika api berasal dari ledakan gas, maka anggota keluarganya akan menjadi korban pertama karena posisi kamar yang bersebelahan langsung dengan dapur.

"Kamar kami itu bersebelahan dengan kompor gas. Kalau masalah gas, pasti kami dahulu yang terdampak. Saat kejadian, saya lihat bagian dapur masih utuh, tapi api sudah muncul di bagian pintu belakang," ujar Lina saat dijumpai di lokasi, Senin (11/5/2026).

Saat peristiwa berlangsung, Lina mengaku tengah tertidur dan terbangun karena mendengar teriakan warga. 

Dalam kondisi panik, ia berhasil menyelamatkan diri bersama neneknya yang dibantu gendong oleh tetangga sekitar keluar dari kepungan api yang terus membesar.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved