MBG di Sumsel

Asrul Indrawan Pasang Badan Bela Program Makan Bergizi Gratis, Bantah Cuma Hamburkan Uang

alokasi dana besar di awal merupakan investasi infrastruktur penunjang agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Yandi Triansyah
Handout
BELA PROGRAM MBG - M Asrul Indrawan SH,memberikan pembelaan keras terhadap isu nasional yang menyerang kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). 
Ringkasan Berita:
  • Asrul Indrawan, memberikan pembelaan keras terhadap isu nasional yang menyerang kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait Program MBG
  • Asrul menilai tuduhan yang menyebut program tersebut sebagai bentuk penghamburan anggaran adalah pandangan yang keliru dan prematur. 
  • Alokasi dana besar di awal merupakan investasi infrastruktur penunjang agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Ketua DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Sumatera Selatan, Muhammad Asrul Indrawan, memberikan pembelaan keras terhadap isu nasional yang menyerang kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Asrul menilai tuduhan yang menyebut program tersebut sebagai bentuk penghamburan anggaran adalah pandangan yang keliru dan prematur. 

Menurutnya, alokasi dana besar di awal merupakan investasi infrastruktur penunjang agar program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan.

"Bukan menghamburkan, tapi dalam rangka menata. Program MBG membutuhkan infrastruktur yang siap. Setelah penataan selesai, hasilnya pasti akan terlihat. Jadi jangan langsung menghakimi," ujar Asrul kepada Sripoku.com, Rabu (15/4/2026).

Artinya masyarakat jangan serta merta menilai yang belum selesai pekerjaan sudah menilai jelek. Nanti dulu, lihat dulu, baru ada hasil. Sama halnya dengan pemerintahan gubernur Sumsel juga seperti itu. Jangan selalu Pemerintah Provinsi Sumsel hari ini sedang berusaha bagaimana caranya meninggalkan legasi bahwa di zaman dia ada torehan-torehan bagus yang harus disadari oleh masyarakat Sumatera Selatan bahwa dia juga membangun Sumsel ini dengan hati.

"Bukan dengan serta merta dia mau meninggalkan jejak yang jelek. Ada sisi yang bagus yang perlu kita ketahui dan salah satunya hari ini telah diresmikan Pelabuhan Tanjung Carat. Nah itu penting untuk pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan ke depan. Sebelum-sebelumnya dia telah mencanangkan yang lain itu juga harus kita apresiasi. Jadi setiap pemimpin daerah pasti ada torehan-torehan bagus. Dan itu harus diapresiasi," kata Muhammad Asrul Indrawan yang merupakan Panglima Pemenangan untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru - Cik Ujang (HDCU), khusus di wilayah Kota Palembang pada Pilgub Sumsel lalu.

Begitu juga dengan Walikota Palembang Ratu Dewa hari ini diserang dengan program juga masalah banjir, dan masalah lain-lain. Tapi kata Asrul, perlu dilihat dia sedang menata kota Palembang dengan baik.

"Biarkan dulu Pak Ratu Dewa dan Pak Prima Salam bekerja membangun kota Palembang. Jangan sedikit-sedikit diberikan rasa ketidakpercayaan. Percayakan kepada kedua orang ini untuk memimpin kota Palembang sehingga pembangunan kota Palembang itu menjadi bagus ke depannya. Insya Allah Palembang akan lebih baik Palembang dipimpin oleh Pak ratu Dewa dan Prima Salam," pungkas Asrul yang juga merupakan pendukungnya Ratu Dewa-Prima Salam dalam Pilkada Palembang 2024.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved