Berita Palembang
Anggota DPRD Sumsel Dukung CFD Jembatan Ampera Berlanjut, Nopianto Ungkap Alasan
anggota DPRD Sumsel H Nopianto meminta pelaksanaan Car Free Day (CFD) tetap dilanjutkan
Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
- Anggota DPRD Sumsel H Nopianto meminta pelaksanaan Car Free Day (CFD) tetap dilanjutkan
- Namun meski mendukung ia tetap meminta adanya evaluasi teknis terkait kemacetan yang sempat dikeluhkan warga.
- CFD yang diagendakan Pemkot Palembang merupakan kebijakan positif dan bagus, dengan memberikan ruang banyak masyarakat untuk beraktifitas, dan promosi.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Guna mengoptimalkan potensi Jembatan Ampera sebagai ikon wisata dan sarana promosi daerah, anggota DPRD Sumsel H Nopianto meminta pelaksanaan Car Free Day (CFD) tetap dilanjutkan meskipun memerlukan evaluasi teknis terkait kemacetan yang sempat dikeluhkan warga.
"Kita dukung CFD tetap dilaksanakan, karena spotnya yang dijual Jembatan Ampera. Itulah kenapa ramai, karena selain olahraga, masyarakat bisa menikmati spot wisata dan berfoto," kata anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) dari Fraksi NasDem, H Nopianto SSos MM, Selasa (14/4/2026).
Dijelaskan Nopianto yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Palembang ini, perlu diberikan edukasi kepada masyarakat secara luas terkait CFD itu sehingga bisa dipahami, apalagi waktu pelaksanaanya hanya sebentar.
"Kalau toh hanya olahraga pastinya di Jakabaring saja bisa, tapi ini yang diharapkan masyarakat dan pemerintah bukan olahraga saja, tapi ada hiburan, spot foto dan promosi Palembang dapat dikenal secara luas. Sehingga bisa mendatangkan Pariwisata juga yang akhirnya untuk Kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Dijelaskan Nopianto, sebagai warga Palembang dirinya sangat mendukung langkah bagus dan tepat adanya pelaksanaan CFD tersebut.
Namun di sisi lain ada keluhan masyarakat terkait kemacetan di jalan alternatif harus ada solusi agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
"Jadi harus dapat dukungan masyarakat pelaksanaan itu, apalagi Jembatan Ampera icon Palembang sehingga, itu cara Pemerintah untuk mengenalkan ke masyarakat luas dengan kegiatan positif," terangnya.
Ditambahkan Sekretaris DPW Partai NasDem Sumsel ini, ia melihat disamping jadi sarana olahraga, di lokasi pelaksanaan CFD juga ada suasana hiburannya, spot foto bagus dan bisa jadi promosi gratis yang bisa berdampak ke perekonomi.
"Soal kemacetan tinggal diatur, sehingga tidak mengganggu masyarakat dengan melibatkan petugas di lapangan dan melakukan simulasi rekayasa. Jika kebijakan itu menimbulkan dampak lain bisa dikelolah dengan baik itu bagian proses," tuturnya.
Dilanjutkan Nopianto, jika CFD yang diagendakan Pemkot Palembang merupakan kebijakan positif dan bagus, dengan memberikan ruang banyak masyarakat untuk beraktifitas, dan promosi.
"Kembali lagi, karena di lokasi itu pemandannya indah ada Jembatan Ampera, Sungai Musi, Air Mancur hingga lift di tiang Jembatan Ampera yang bisa jadi daya tarik Masyarakat luar datang ke Palembang ," kata dia.
Sebelumnya, pelaksanaan uji coba perdana CFD di kawasan Jl Jenderal Sudirman (titik awal Pasar Cinde)- Jembatan Ampera hingga Jl Mayjen Ryacudu (Fly Over Jakabaring) Minggu, (12/4/2026) mendapat respon beragam masyarakat.
Mengingat saat pelaksanaan akses di kawasan itu ditutup untuk kendaraan bermotor mulai pukul 05.30- 09.30.Wib, sehingga dialihkan ke Jembatan Musi IV dan VI yang menjadi macet.
| Pelaku Penusukan di Palembang Diciduk Saat Tidur, Dibangunkan Polisi Pakai Lagu Selamat Ulang Tahun |
|
|---|
| 10 Motor Alami Laka Beruntun di Jalan Soekarno Hatta Palembang, Jalanan Licin Gegara Tumpahan Oli |
|
|---|
| Kos-kosan di Jakabaring Disatroni Maling, Mahasiswi di Palembang Kehilangan 2 HP dan Laptop |
|
|---|
| Remaja Tenggelam di Sungai Musi Kertapati Palembang Ditemukan Tewas, Korban Terseret Arus Deras |
|
|---|
| Terkendala Lahan, Koperasi Merah Putih Kelurahan di Palembang Baru Terealisasi 15 Gerai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/CFD-Ampera-lanjut.jpg)