Berita Kriminal Palembang
Debitur Seorang IRT di Jakabaring Dianiaya dan Ponsel Beserta Uangnya Dirampas Kreditur
Hasanah (55) seorang ibu rumah tangga di Jakabaring Palembang mengaku telah dianiaya dan dirampas uang beserta ponselnya oleh Pengutang.
Ringkasan Berita:
- Hasanah (55), IRT di Jakabaring, melaporkan dugaan penganiayaan dan curas ke Polrestabes Palembang, Minggu (5/4/2026).
- Berawal dari tagih utang, pelaku berinisial VT memukul korban dan merampas dompet serta ponsel senilai Rp1,5 juta.
- Korban mengalami luka di kepala dan tangan. Polisi tengah mendalami kasus ini melalui unit Satreskrim Pidum.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Tak terima telah menjadi korban penganiayaan dan pencurian dengan kekerasan (curas), seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Palembang, Hasanah (55), resmi melapor ke Polrestabes Palembang, Minggu (5/4/2026) siang.
Warga Jalan Harapan, Kecamatan Jakabaring ini mendatangi petugas piket pengaduan untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 11.30 WIB di Jalan Seniman Amri Yahya, Jakabaring.
Baca juga: Warga Resah, Polsek Tebing Tinggi Empat Lawang Bongkar Arena Sabung Ayam di Desa Rantau Tenang
Kronologi Kejadian
Di hadapan petugas, Hasanah menuturkan bahwa kejadian bermula saat terlapor berinisial VT (Kreditur) mendatangi lokasi kejadian untuk menagih utang kepada korban (Debitur).
Namun, situasi dengan cepat memanas karena terlapor datang dalam kondisi emosi.
"Awalnya terlapor mendatangi saya untuk menagih utang, Pak. Saat itu dia langsung marah-marah," ungkap Hasanah.
Belum sempat memberikan penjelasan, cekcok mulut pun terjadi antara keduanya. Puncaknya, terlapor melakukan kekerasan fisik dengan memukul korban.
Tak hanya itu, VT juga merampas barang-barang berharga milik korban secara paksa.
"Saya dipukul, lalu dompet dan handphone saya dirampas oleh dia," tambahnya.
Luka Fisik dan Kerugian Material
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka memar di bagian kepala belakang serta luka lecet di tangan.
Selain luka fisik, Hasanah harus kehilangan ponsel dan dompet dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp1,5 juta.
Hasanah berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporannya dan menangkap pelaku.
"Saya sudah menjadi korban penganiayaan dan pencurian, saya berharap pelaku segera ditangkap," tuturnya.
| Tabungan Emas 40 Suku Hasil Jerih Payah Buruh Angkut Ludes Ditipu Oknum Guru di Palembang |
|
|---|
| Motor Tukang Bangunan di Palembang Digasak Maling Saat Diparkir di Tempat Kerja |
|
|---|
| Ibu-ibu Tertangkap Tangan Hendak Mencuri Handphone di Musola Darul Arifin Kelurahan Pahlawan |
|
|---|
| Diancam dengan Pistol, Mahasiswa di Palembang Pasrah iPhone 11 Dirampas Begal, Modus Tanya Alamat |
|
|---|
| Pelajar di Sematang Borang Palembang Babak Belur Dikeroyok sekelompok Orang Tak DIkenal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Kreditur-Dianiaya.jpg)