Warga Sumsel Terlantar di Kamboja
Kondisi Satu dari 14 Warga Palembang yang Terjebak di Kamboja Bikin Deru Haru, Terlihat Lebih Kurus
Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengaku tersentuh saat melihat video viral tentang warga Palembang terjebak di Kamboja.
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Refly Permana
Ringkasan Berita:
- Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengaku tersentuh saat melihat video viral tentang warga Palembang terjebak di Kamboja.
- Deru juga menyoroti kondisi salah satu warga bernama Farel yang terlihat lebih kurus.
- Deru tetap mengapresiasi semangat mereka yang ingin bekerja demi keluarga.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebanyak 14 warga Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), yang sebelumnya berada di Kamboja dan diduga menjadi korban penipuan berkedok tawaran kerja bergaji besar, akhirnya tiba kembali di Palembang pada Senin (30/3/2026).
Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengaku tersentuh saat melihat video viral tentang warga Palembang terjebak di Kamboja.
Ia mengatakan mereka pada dasarnya hanya ingin mencari nafkah.
“Mau sengaja atau tidak, tujuan mereka bekerja dan mencari penghidupan. Karena itu kita bergerak cepat untuk memulangkan mereka,” kata Deru saat di Auditorium Bina Praja.
Baca juga: 14 Warga Palembang Korban Penipuan Kerja di Kamboja Tiba di Tanah Air, Ucap Syukur
Ia juga mengungkapkan bahwa proses pemulangan sempat terkendala masalah pendanaan.
Namun, bantuan dari Bank Sumsel Babel turut memperlancar proses tersebut.
Dalam kesempatan itu, Deru juga menyoroti kondisi salah satu warga bernama Farel yang terlihat lebih kurus.
Ia mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami para korban selama berada di luar negeri.
Meski demikian, Deru tetap mengapresiasi semangat mereka yang ingin bekerja demi keluarga.
Ia pun mendorong para pemuda untuk memanfaatkan peluang di daerah sendiri.
“Tidak harus ke luar negeri. Di sini juga banyak potensi yang bisa dikembangkan. Saya tantang mereka untuk membuat usaha secara berkelompok agar bisa menjadi contoh bagi pemuda lainnya,” tegasnya.
Ia juga menginstruksikan Dinas Tenaga Kerja untuk membuka peluang pelatihan kerja bagi para korban agar mereka dapat memiliki keterampilan dan peluang usaha di daerah.
Saat ditanya apakah masih ingin kembali bekerja ke Kamboja, para warga tersebut kompak menjawab tidak.
Kepulangan para korban pun disambut penuh haru, terutama karena mereka akhirnya dapat kembali berkumpul bersama keluarga di Palembang.
Baca juga: Breaking News: Dikawal Ketat Polisi, 14 Warga yang Viral Terlantar di Kamboja Tiba di Palembang
| 14 Warga Palembang Jadi Korban TPPO di Kamboja, Polisi Imbau Waspada Tawaran Kerja ke Luar Negeri |
|
|---|
| Cerita Ryansyah Warga Palembang Tergiur ke Kamboja Karena Gaji Besar, Kerap Dicambuk dan Diseterum |
|
|---|
| 15 Warga Palembang yang Sempat Terlantar di Kamboja Akan Dapat Modal Usaha dari Gubernur Herman Deru |
|
|---|
| 14 Warga Palembang Terjebak di Kamboja, Ada Kisah Pria Asal 7 Ulu Dicambuk dan Disetrum |
|
|---|
| 14 Warga Palembang Korban Penipuan Kerja di Kamboja Tiba di Tanah Air, Ucap Syukur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/terjebakambojapalembang.jpg)