Berita Wilayah

Palembang vs Batam Adu Kekayaan 2 Magnet Industri Pengolahan di Sumatera

Persaingan ekonomi di Pulau Sumatera tidak hanya didominasi oleh sektor perdagangan dan jasa. 

Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Yandi Triansyah
Gemini AI
PDRB - Infografis PDRB 2025 Palembang vs Batam. Secara volume ekonomi total di sektor industri, Batam memang memimpin dengan angka yang lebih besar dan konsentrasi industri yang sangat pekat. 

Ringkasan Berita:
  • Persaingan ekonomi di Pulau Sumatera tidak hanya didominasi oleh sektor perdagangan dan jasa. 
  • Di balik gemerlap pelabuhan dan hiruk-pikuk kota, terdapat dua kekuatan industri raksasa yang menjadi tulang punggung ekonomi wilayah Palembang dan Batam
  • Keduanya kini beradu kekayaan melalui sektor industri pengolahan yang solid.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Persaingan ekonomi di Pulau Sumatera tidak hanya didominasi oleh sektor perdagangan dan jasa. 

Di balik gemerlap pelabuhan dan hiruk-pikuk kota, terdapat dua kekuatan industri raksasa yang menjadi tulang punggung ekonomi wilayah Palembang dan Batam

Keduanya kini beradu kekayaan melalui sektor industri pengolahan yang solid.

Berdasarkan potret ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, angka Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menunjukkan bagaimana kedua kota ini mengandalkan mesin produksinya untuk memutar roda kekayaan.

Baca juga: Palembang vs Medan, Adu Kekayaan Sang Magnet Perdagangan dan Kekuatan Industri yang Solid

Batam 

PDRB Batam pada 2025 mencapai Rp 253,639 triliun. 

Sektor sekunder menjadi penyumbang terbesar PDRB Batam mencapai Rp 200,418 Triliun. 

Kemudian sektor tersier menyumbang sebesar Rp 51,130 Triliun.

Berdasarkan distribusi persentase PDRB Batam, sektor industri pengolahan menyumbang 57,01 persen. 

Sektor konstruksi menyumbang sebesar 20,23 persen. 

Palembang 

PDRB Palembang pada 2025 sebesar Rp 226,466 Triliun. 

Sektor tersier menjadi penyumbang terbesar mencapai Rp 119,241 Triliun. 

Kemudian disusul sektor sekunder mencapai 106,360 Triliun. 

Industri Pengolahan menyumbang PDRB Palembang mencapai 31,17 persen. 

Kemudian sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil
dan Sepeda Motor menyumbang 19,17 persen. 

Lalu ada sektor Konstruksi mencapai 15,37 persen. 

Kesimpulan 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved