Perkelahian Maut di Diskotek Darma Agung Palembang Diusut Polda Sumsel, Pelaku Didesak Menyerah

Polisi melalui Polda Sumsel mengimbau pelaku penusukan di diskotek Darma Agung diimbau menyerahkan diri.

Tayang:
Editor: Refly Permana
dokumentasi Polisi
PENUSUKAN - Tim piket Satreskrim Polrestabes Palembang melakukan olah TKP peristiwa penusikan di Diskotik Darma Agung, pada Minggu (22/3/2026) dinihari. Kronologis peristiwa berawal ketika korban dihubungi adiknya yang terlibat cekcok dengan terduga pelaku. 
Ringkasan Berita:
  • Polisi mengimbau pelaku penusukan berujung meninggalnya korban Polta Jaya (43) di diskotek Darma Agung segera menyerahkan diri.
  • Korban meninggal dunia akibat luka tusuk di bagian kepala oleh pelaku berinisial K.
  • Kasus ini kini ditangani penyidik dari Polda Sumsel.

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Polisi mengimbau pelaku penusukan berujung meninggalnya korban Polta Jaya (43) di diskotek Darma Agung segera menyerahkan diri.

Diketahui korban meninggal dunia akibat luka tusuk di bagian kepala oleh pelaku berinisial K pada, Minggu 22 Maret 2026.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, melalui Kasubbid Penmas, Kompol I Putu Suryawan, mengatakan, saat ini pelaku sudah teridentifikasi.

Kasus tersebut ditangani oleh Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.

Baca juga: Terjadi Pembunuhan, Pemprov Sumsel Tegaskan Diskotek Darma Agung belum Punya Izin Beroperasi

"Pelaku sudah teridentifikasi dan identitasnya sudah dikantongi tim Subdit III Jatanras, " ujar Putu, Kamis (26/3/2026).

Ia mengimbau pelaku untuk menyerahkan diri karena polisi saat ini terus melakukan pengejaran.

"Kami imbau pelaku ataupun pihak keluarga sebaiknya segera menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk menjalani proses selanjutnya," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Polta ditusuk di bagian kepala oleh seorang pemuda ketika membela adiknya di diskotek Darma Agung Minggu (22/3/2026) sekira pukul 03.00 WIB dinihari.

Korban akhirnya meninggal dunia di RSUD Siti Fatimah.

Informasi dihimpun, mulanya Polta datang ke diskotek Darma Agung usai adiknya merasa terancam dan mengubunginya untuk meminta bantuan karena cekcok dengan terduga pelaku inisial K.

Adik korban, yakni MF (23), adalah seorang sekuriti diskotik.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved