Berita Palembang

Pedagang Ikan di Palembang Jadi Korban Copet, Tas Berisi Emas dan Uang Raib

Nasib nahas dialami seorang pedagang ikan di Palembang, Herlina (44), yang menjadi korban pencopetan saat sedang berjualan.

Tayang:
Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Andi Wijaya
MELAPOR KE POLISI : Seorang pedagang ikan di Palembang, Herlina (44), yang menjadi korban pencopetan saat sedang berjualan dan melaporkannya ke SPKT Polrestabes Palembang, Selasa (17/3/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Pedagang ikan di Palembang menjadi korban copet saat berjualan di kawasan pasar Silaberanti.
  • Tas berisi emas, uang Rp2 juta, dan surat penting milik korban hilang.
  • Kasus telah dilaporkan ke Polrestabes Palembang dan tengah dalam penyelidikan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Nasib nahas dialami seorang pedagang ikan di Palembang, Herlina (44), yang menjadi korban pencopetan saat sedang berjualan.

Tak terima dengan kejadian tersebut, warga Jalan Jakabaring Lorong Harapan, Kecamatan Jakabaring itu melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polrestabes Palembang, Selasa (17/3/2026).

Kepada petugas, Herlina menuturkan peristiwa itu terjadi pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 11.30 WIB, di Jalan Gubernur HA Bastari, tepatnya di kawasan pasar Kelurahan Silaberanti, tempat ia berjualan ikan.

Saat kejadian, korban tengah berjualan dan meletakkan tas miliknya di samping tempat duduk.

“Saat itu saya sedang jualan ikan, lalu tas saya letakkan di sebelah tempat duduk,” ujarnya.

Namun setelah selesai berjualan dan hendak pulang, korban terkejut karena tasnya telah hilang.

Ia kemudian menanyakan kepada pedagang lain dan mendapat informasi bahwa tas tersebut diduga telah dicuri.

“Saya panik saat hendak pulang melihat tas saya sudah hilang. Saya tanya pedagang lain, katanya ada yang mencurinya,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan sejumlah barang berharga, di antaranya surat-surat penting seperti KTP, kartu ATM BCA dan BRI, kartu BPJS, dua keping emas logam mulia seberat 1 gram senilai sekitar Rp3 juta, serta uang tunai Rp2 juta.

Korban berharap pelaku dapat segera ditangkap oleh pihak kepolisian.

Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui anggota Pamapta Ipda Ammar membenarkan adanya laporan tersebut.

“Laporan sudah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang,” ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved