Lebaran 2026

Polrestabes Palembang Siapkan 11 Pos untuk Amankan Arus Mudik Lebaran 2026

Operasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik serta balik di Kota Palembang.

Penulis: Andi Wijaya | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Andi Wijaya
POSKO LEBARAN- Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polrestabes Palembang menggelar Operasi Ketupat Musi 2026 selama 13 hari, mulai 13–25 Maret 2026. Sebanyak 11 pos pengamanan dan pelayanan didirikan di sejumlah titik strategis di kota Palembang. 
Ringkasan Berita:
  • Polrestabes mendirikan 11 pos, terdiri dari 7 pos pengamanan, 3 pos layanan, dan 2 pos terpadu
  • Pos-pos difokuskan pada titik rawan keramaian, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan jalur padat
  • Pemudik diimbau memanfaatkan pos sebagai rest area untuk beristirahat aman sebelum melanjutkan perjalanan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polrestabes Palembang menggelar Operasi Ketupat Musi 2026 selama 13 hari, mulai 13–25 Maret 2026.

Operasi ini bertujuan untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik serta balik di Kota Palembang.

Kapolrestabes Palembang, Sonny Mahar Budi Adityawan, mengatakan pihaknya telah menyiapkan 11 pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di sejumlah titik strategis di kota. Pos-pos ini terdiri dari 7 pos pengamanan, 3 pos layanan, dan 2 pos terpadu.

“Dalam Operasi Ketupat Musi 2026 ini kami mendirikan 11 pos yang tersebar di wilayah strategis Kota Palembang. Pos-pos ini tidak hanya berfungsi untuk pengamanan, tetapi juga memberikan pelayanan bagi masyarakat, khususnya para pemudik,” jelas Sonny.

Pos pengamanan (Pos Pam) ditempatkan di lokasi-lokasi yang dinilai rawan, seperti pusat keramaian, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan jalur lalu lintas yang berpotensi padat.

Selain mengawasi keamanan, personel akan melakukan patroli, pengaturan lalu lintas, dan antisipasi gangguan kamtibmas.

Pos pengamanan juga akan ditempatkan di lokasi ibadah Hari Raya Idul Fitri, serta sejumlah titik yang digunakan masyarakat yang merayakan Hari Raya Nyepi dan Tahun Baru Saka.

Selain itu, kawasan Kertapati menjadi perhatian khusus karena menjadi pintu masuk pemudik dari jalur tol.

Terdapat gerbang Tol Keramasan yang diperkirakan akan mengalami peningkatan kendaraan hingga 40 persen, sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polrestabes menempatkan beberapa pos pelayanan dan pengaturan lalu lintas di titik-titik strategis, antara lain: 1 pos layanan di Terminal Karya Jaya, 1 pos lalu lintas di Simpang Nilakan dan 1 pos layanan di Timbangan Keramasan.

Kapolrestabes Palembang juga mengimbau pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara saat lelah. Pos-pos yang disediakan memiliki rest area yang luas, sehingga pemudik bisa beristirahat dengan aman sebelum melanjutkan perjalanan.

“Bagi para pemudik yang merasa lelah saat perjalanan, kami sarankan memanfaatkan pos-pos yang telah disediakan. Di sana sudah terdapat rest area yang cukup luas sehingga bisa beristirahat dengan nyaman,” kata Sonny.

Selain pos pengamanan, seluruh markas kepolisian di Kota Palembang, mulai dari tingkat Polsek hingga Polrestabes, siap memberikan pelayanan bagi masyarakat selama masa mudik.

“Masyarakat juga dapat menghubungi call centre 110 jika membutuhkan bantuan atau pelayanan dari kepolisian. Kami siap membantu masyarakat selama pelaksanaan mudik Lebaran ini,” tutup Sonny.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved