SPPG Talang Jambe Kena Sidak BGN

Nasib Dapur MBG di Talang Jambe Palembang Usai Kena Sidak BGN, Kondisi Jorok dan Terancam Ditutup

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar keamanan pangan dan sanitasi.

|
Penulis: Rizka Pratiwi Utami | Editor: Odi Aria
Instagram
NASIB DAPUR SPPG - SPPG Sukarami Talang Jambe 4 Palembang terancam ditutup setelah sidak Badan Gizi Nasional menemukan berbagai masalah pada operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Ringkasan Berita:1. SPPG Sukarami Talang Jambe 4 Palembang terancam ditutup setelah sidak Badan Gizi Nasional menemukan berbagai masalah pada operasional dapur program MBG.
 
2. Tim menemukan sejumlah pelanggaran, mulai dari lingkungan dapur yang kotor, tata ruang tidak tertata, hingga proses memasak makanan terlalu cepat.
 
3. BGN memberikan waktu satu bulan kepada pengelola Yayasan Cahaya Sriwijaya untuk melakukan perbaikan menyeluruh, jika tidak maka operasional SPPG tersebut direkomendasikan untuk ditutup.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Nasib operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sukarami Talang Jambe 4, Kota Palembang, kini menjadi sorotan setelah dilakukan inspeksi mendadak oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Sidak tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, pada Sabtu (8/3/2026).

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar keamanan pangan dan sanitasi.

Saat tim tiba di lokasi, pintu depan dapur terlihat tertutup dengan tulisan “tutup”.

Namun setelah dilakukan pengecekan, ternyata di dalam masih berlangsung aktivitas produksi makanan.

Nanik juga menyoroti kondisi lingkungan sekitar dapur yang dinilai tidak bersih dan kurang terawat.

"Harusnya kan ada securitynya walaupun tutup ya. Di harus jaga malam ya. Ini joroknya bukan main tuh lihat, lihat tulisannya tutup," ujar Nanik.

Karena pintu depan dan belakang tidak bisa diakses, salah satu anggota tim akhirnya masuk dengan memanjat pagar. Dari situ diketahui masih ada kegiatan di dalam dapur.

Dalam pemeriksaan tersebut, tim menemukan proses memasak yang dinilai tidak sesuai petunjuk teknis.

Ayam untuk menu MBG diketahui sudah dimasak matang pada pukul 21.28 WIB, padahal makanan tersebut baru akan didistribusikan keesokan harinya.

"Coba jam segini udah masak, ini jam berapa ini. Jam 21.28 WIB udah mateng? itu besok dimakannya sore.

Coba bayangkan berapa jam ini. Masaknya ini terlalu cepat ya.

Kamu kalu kasih itu orang ya, kamu masak jam segini, itu potensi bau, potensi nanti busuk. Apalagi kalau bahan bakunya ga bagus ini," ujarnya.

Baca juga: Wakil Kepala BGN Sidak SPPG di Talang Jambe, Kesal Kondisi Jorok dan Masak Malam Hari Potensi Basi

Selain itu, hasil pemeriksaan juga menemukan tata ruang dapur yang dinilai tidak tertata rapi.

Lokasi dapur yang berada di rumah sewa membuat ruang memasak terpisah-pisah dan tidak terorganisir dengan baik.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved