Berita Kriminal Palembang

Detik-detik Dua Perampok Bersenjata Api Gasak Rp16 Juta dari Indomaret Soekarno-Hatta

Dua perampok bersenjata api nekat beraksi di gerai Indomaret Jalan Soekarno Hatta, Palembang, pada Jumat malam (5/3/2026) sekitar pukul 22.54 WIB.

Tayang:
Editor: tarso romli
Sripoku.com/handout/tidak ada
TODONGKAN PISTOL - Tangkapan layar rekaman CCTV Indomaret memperlihatkan pelaku (baju hijau) menodongkan pistol kepada karyawan Indomaret Soekarno Hatta dan memaksanya membuka brankas toko. 
Ringkasan Berita:
  • Pelaku masuk ke toko saat ramai dan bersembunyi di area gudang hingga toko akan tutup guna menghindari pengawasan.
  • Karyawan ditodong pistol dan dipaksa membuka brankas di bawah ancaman pembunuhan.
  • Total uang tunai sebesar Rp16 juta raib dibawa kabur, namun beruntung tidak ada korban luka dalam insiden mencekam tersebut.

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG — Dua perampok nekat beraksi di gerai Indomaret Jalan Soekarno Hatta, Palembang, pada Jumat malam (5/3/2026). Dua pelaku bersenjata api berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp16 juta dari dalam brankas setelah sebelumnya bersembunyi di dalam toko hingga jam operasional berakhir.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 22.54 WIB, tepat saat karyawan hendak menutup toko. M. Elnino Venola (19), salah satu karyawan yang menjadi saksi kunci, menceritakan bahwa para pelaku diduga masuk beberapa menit sebelumnya dengan menyamar sebagai konsumen.

"Mereka datang sekitar jam 11 kurang. Awalnya berpura-pura belanja dan berjalan ke arah belakang (gudang). Kami tidak menaruh curiga karena saat itu posisi toko masih ramai pembeli," ujar Elnino saat memberikan keterangan, Senin (9/3/2026).

Detik-Detik Penodongan Karyawan baru menyadari keberadaan pelaku saat pintu rolling door mulai diturunkan.

Secara tiba-tiba, kedua pelaku muncul dari arah gudang dan langsung menyergap penjaga kasir.

"Begitu pintu ditutup, mereka muncul dan langsung mendekati teman saya yang di kasir sambil menodongkan senjata api," jelas Elnino.

Tak hanya kasir, Elnino juga ditodong dengan senjata yang sama. Di bawah ancaman tersebut, ia dipaksa menunjukkan lokasi brankas penyimpanan uang dan membukanya. Karena nyawa terancam, ia terpaksa menuruti kemauan pelaku.

"Sambil menodongkan pistol, pelaku meminta brankas dibuka dan menyuruh kami menyerahkan uangnya. Hanya uang tunai yang dibawa, tidak ada barang lain," tambahnya.

Setelah mendapatkan uang Rp16 juta, kedua pelaku segera melarikan diri. Hingga saat ini, kasus perampokan tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan sedang dalam proses penyelidikan, termasuk pemeriksaan rekaman CCTV toko guna mengidentifikasi wajah para pelaku.

Simak berita menarik lainnya di sripoku.com dengan mengklik Google News.

Baca juga: THR ASN-PPPK Muba Cair Paling Lambat 11 Maret 2026, Pemkab Muba Siapkan Rp72 Miliar

Baca juga: Atap Bangunan Ponpes Ulil Albab Terbang Disapu Angin Puting Beliung Jelang Berbuka Puasa

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved