Berita Palembang
Berburu 'Uang Baru' Lebaran 2026, Warga Palembang Padati Kas Keliling BI di Plaju
Meski lebaran masih sekitar tiga pekan lagi, namun antusias warga untuk menukar uang baru sudah terlihat di Palembang.
Penulis: Syahrul Hidayat | Editor: Yandi Triansyah
Ringkasan Berita:
- Meski lebaran masih sekitar tiga pekan lagi, namun antusias warga untuk menukar uang baru sudah terlihat di Palembang.
- puluhan warga tampak memadati area parkir Kantor Koperasi Desa Merah Putih, Plaju Ilir untuk mengantre menukar uang baru yang dibuka oleh Bank Indonesia.
- Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang identik dengan antrean fisik yang tidak teratur, tahun ini proses penukaran dinilai lebih tertib berkat kewajiban pendaftaran melalui aplikasi BI PINTAR.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, antusiasme masyarakat Kota Palembang untuk menukarkan uang baru mulai meningkat.
Melalui program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2026, Bank Indonesia (BI) mulai mengoperasikan mobil kas keliling untuk melayani kebutuhan "THR Lebaran" warga.
Pantauan di lokasi pada Senin (23/2/2026) pagi, puluhan warga tampak memadati area parkir Kantor Koperasi Desa Merah Putih, Plaju Ilir.
Masyarakat rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan lembaran Rupiah emisi terbaru dengan berbagai pecahan.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang identik dengan antrean fisik yang tidak teratur, tahun ini proses penukaran dinilai lebih tertib berkat kewajiban pendaftaran melalui aplikasi BI PINTAR.
Dwi, salah satu warga Talang Putri, mengaku sempat kesulitan saat aplikasi pertama kali dibuka.
Namun, rasa lelahnya terbayar setelah berhasil mengamankan kuota penukaran.
"Dua jam baru dapat, tapi setelah diterima lega rasanya. Alhamdulillah sejak ada aplikasi ini, proses tukar duit jadi tidak sesulit dulu. Kita bisa pilih sendiri jumlah dan nominalnya," ujar Dwi yang menukarkan uang senilai Rp1,7 juta dalam pecahan Rp2.000, Rp5.000, dan Rp10.000.
Senada dengan Dwi, Dilla Agustina, warga Plaju, merasa proses tahun ini terasa lebih seru dan cepat.
"Iseng cek aplikasi, ternyata ada jadwalnya, langsung daftar. Saya tukar Rp2,8 juta untuk dibagikan ke cucu dan keponakan nanti," tutur Dilla saat mewawancarai di lokasi.
Bagi warga, menukarkan uang lebih awal adalah strategi agar tidak terjepit antrean panjang mendekati hari raya.
Novita Sari, warga Desa Mariana, bahkan memboyong ibu dan bibinya untuk melakukan penukaran kolektif yang sudah terlebih dahulu mendaftar di aplikasi BI Pintar, yang mewajibkan menyertai KTP masing-masing dengan limit Rp1,8 juta per orang.
"Kenapa harus cepat? Supaya nanti tidak susah lagi cari tukaran uang baru saat mendekati Lebaran. Uang ini akan disimpan dulu, baru dibagikan pas hari raya nanti," jelas Novita yang memilih pecahan mulai dari Rp2.000 hingga Rp20.000.
Keceriaan serupa diungkapkan oleh Febi, warga Plaju lainnya. Ia menukarkan uang senilai Rp1,8 juta yang dikhususkan untuk anak kecil atau "bocil" di lingkungan keluarganya.
Sambil memperlihatkan uang baru yang ditukarkan Febi tersenyum ceria meninggalkan mobil Kas Keliling BI.
Berdasarkan pantauan di lapangan, rata-rata nominal yang diminati warga untuk dibagikan saat Idul Fitri adalah 2000, 5000, 10.000.
| Dukung Usulan BNN Larang Vape, Ratu Dewa Segera Bentuk BNK Palembang |
|
|---|
| WFH ASN Setiap Jumat Mulai Diberlakukan, Mall Pelayanan Publik Palembang Tetap Optimal Layani Warga |
|
|---|
| WFH ASN Pemprov Sumsel Setiap Jumat Mulai Diterapkan Hari Ini, Berikut Aturan Presensinya |
|
|---|
| Penggugat Kembali Absen, Sidang Sengketa Media di Pengadilan Negeri Palembang Ditunda Lagi |
|
|---|
| Isu Reshuffle Kabinet dan Penggulingan Prabowo Mencuat, Pengamat: Hal Wajar dalam Demokrasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/berburu-uang-baru-2026.jpg)