Warga Sumsel Terlantar di Kamboja
Polda Sumsel Selidiki Kasus 15 Warga Palembang yang Terlantar di Kamboja
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan melakukan penyelidikan mendalam terkait informasi terlantarnya 15 orang
Ringkasan Berita:
- Polda Sumsel melakukan penyelidikan mendalam terkait informasi terlantarnya 15 orang warga asal Palembang di Kamboja
- Meski saat ini polisi belum menerima laporan resmi dari pihak keluarga terkait dugaan Perdagangan Orang, penyelidikan tetap berjalan untuk memastikan keamanan para warga tersebut.
- Polda Sumsel hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait kasus terlantarnya 15 orang warga Palembang di negara Kamboja.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan melakukan penyelidikan mendalam terkait informasi terlantarnya 15 orang warga asal Palembang di negara Kamboja.
Langkah ini dilakukan dengan berkoordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sumsel serta Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menjelaskan bahwa meski saat ini polisi belum menerima laporan resmi dari pihak keluarga terkait dugaan Perdagangan Orang, penyelidikan tetap berjalan untuk memastikan keamanan para warga tersebut.
"Sedang diselidiki bersama dengan pihak Pemerintah Provinsi dan Ditres PPA dan PPO, kemungkinan akan ada satuan tugas yang dibentuk. Sejauh ini kami belum menerima laporan dari keluarga terkait perdagangan orang," kata Nandang, Jumat (20/2/2026).
Baca juga: Curhat Pilu Ibu di Palembang, Minta Bantuan Pemerintah Pulangkan Anaknya yang Terlantar di Kamboja
Terpisah, Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pencegahan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Polda Sumsel, Kombes Pol Andes Purwanti mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Selatan dan Dinas tenaga kerja dan transmigrasi Provinsi Sumsel.
"Kami sudah koordinasi dengan BP3MI terkait hal ini. Melalui agen mana warga ini berangkat, masih kami dalami apakah ada dugaan tindak pidana perdagangan orang juga masih dalam penyelidikan," ujar Andes.
Pihaknya hingga kini masih melakukan penyelidikan terkait kasus terlantarnya 15 orang warga Palembang di negara Kamboja.
"Saat ini Subdit III TPPO masih melakukan penyelidikan akun yang viral di media sosial sejumlah pria yang katanya menjadi korban tindak pidana perdagangan orang di negara Kamboja," katanya.
| 14 Warga Palembang Jadi Korban TPPO di Kamboja, Polisi Imbau Waspada Tawaran Kerja ke Luar Negeri |
|
|---|
| Cerita Ryansyah Warga Palembang Tergiur ke Kamboja Karena Gaji Besar, Kerap Dicambuk dan Diseterum |
|
|---|
| 15 Warga Palembang yang Sempat Terlantar di Kamboja Akan Dapat Modal Usaha dari Gubernur Herman Deru |
|
|---|
| 14 Warga Palembang Terjebak di Kamboja, Ada Kisah Pria Asal 7 Ulu Dicambuk dan Disetrum |
|
|---|
| Kondisi Satu dari 14 Warga Palembang yang Terjebak di Kamboja Bikin Deru Haru, Terlihat Lebih Kurus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Kombes-Nandang-beri-keterangan.jpg)