Imlek 2026

Permintaan Parsel Imlek di Palembang Melonjak, Pelaku Usaha Terpaksa Lembur

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, bisnis parsel dan kue kering di Kota Palembang mengalami lonjakan pesanan

Sripoku.com/Rachmad Kurniawan Putra
PARCEL -- Jelang perayaan Imlek tahun ini pelaku usaha parcel di Jalan Mayor Sentosa, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang sudah banjir Pesanan, Kamis (12/2/2026). Mulai lembur kerja sejak tiga minggu sebelum Imlek. 
Ringkasan Berita:
  • Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, bisnis parsel dan kue kering di Kota Palembang mengalami lonjakan pesanan
  • Pemilik House of Merich Cornelia, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat pada tahun ini jauh lebih tinggi. 
  • Lonjakan tersebut memaksa para pekerja untuk bekerja lembur guna memenuhi pesanan yang terus mengalir sejak tiga minggu sebelum hari raya.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, bisnis parsel dan kue kering di Kota Palembang mengalami lonjakan pesanan yang signifikan. 

Salah satu sentra produksi di Jalan Mayor Sentosa, Kecamatan Ilir Timur I, mencatat kenaikan permintaan hingga 35 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemilik House of Merich Cornelia, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat pada tahun ini jauh lebih tinggi. 

Lonjakan tersebut memaksa para pekerja untuk bekerja lembur guna memenuhi pesanan yang terus mengalir sejak tiga minggu sebelum hari raya.

"Tahun ini permintaan parsel lebih banyak dari tahun sebelumnya. Bahkan sudah dari tiga minggu sebelum Imlek kami lembur terus. Meningkatnya mencapai 35 persen, banyak banget sampai tidak terhitung," ujar Cornelia saat ditemui, Kamis (12/2/2026).

Parcel disusun di atas keranjang lalu dihias menggunakan stiker dan pita yang bernuansa imlek. 

Parcel yang dijual memiliki beragam pilihan hingga enam macam tergantung isi, kerumitan proses membuat dan harga menyesuaikan permintaan konsumen. Harga satu parcel dibanderol Rp 175 ribu hingga Rp 1 juta.

"Sesuai tradisi Imlek isinya sudah pasti pecah belah, piring, teko, mangkuk, gelas, sendok, dipadu dengan kue kering yang kami produksi sendiri juga," katanya.

Selain sebagai bingkisan, parcel Imlek juga menjadi simbol doa dan harapan di tahun yang baru. Tradisi memberi pecah belah yang dipadukan dengan kue kering dipercaya membawa keberkahan serta rezeki yang terus mengalir bagi penerimanya.

"Pecah belah yang dipadu dengan kue kering itu melambangkan rezeki makanannya ada terus," tutupnya.

 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved