Bentrok Ormas di Palembang
Ketua DPRD Sumsel Sesalkan Bentrokan Antar Ormas Pecah di Palembang, Minta Polisi Bertindak Tegas!
Menurutnya, peristiwa tersebut mencederai nilai-nilai kedamaian dan ketertiban, yang selama ini menjadi karakter masyarakat Palembang.
Ringkasan Berita:
- Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Andie Dinialdie, menyesalkan terjadinya bentrokan antara dua organisasi masyarakat (Ormas) yang terjadi di kota Palembang, dan mengakibatkan adanya korban luka-luka
- Menurutnya, peristiwa tersebut mencederai nilai-nilai kedamaian dan ketertiban, yang selama ini menjadi karakter masyarakat Palembang
- Andie minta polisi bertindak tegas menangani kasus tersebut
SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Andie Dinialdie, menyesalkan terjadinya bentrokan antara dua organisasi masyarakat (Ormas) yang terjadi di kota Palembang, Selasa (6/1/2026).
Akibat kejadian tersebut, satu orang alami luka parah.
Menurutnya, peristiwa tersebut mencederai nilai-nilai kedamaian dan ketertiban, yang selama ini menjadi karakter masyarakat Palembang.
Politisi partai Golkar itu menegaskan, bahwa masyarakat Palembang dikenal sebagai masyarakat yang damai, guyub, dan tertib, sehingga konflik horizontal yang melibatkan organisasi kemasyarakatan seharusnya tidak terjadi.
Ia menilai, bentrokan tersebut menjadi peringatan serius bagi semua pihak untuk kembali menjaga situasi keamanan dan ketenteraman masyarakat.
“Saya sangat menyesalkan kejadian ini, apalagi sampai menimbulkan korban luka-luka. Palembang adalah kota yang damai, masyarakatnya menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan ketertiban.
Oleh karena itu, semua pihak harus menahan diri dan bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif,” kata Andie, Rabu (8/1/2026).
Diterangkan alumni kampus Muhamadiyah Palembang ini, sebagai ketua DPRD sekaligus pimpinan Partai Golkar Sumsel, Andie juga meminta Pemerintah Provinsi Sumsel dan Pemerintah Kota Palembang, untuk segera mengambil langkah konkret melalui Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan masyarakat (Kesbangpol Linmas) dalam melakukan pembinaan, penataan, dan evaluasi terhadap organisasi kemasyarakatan yang ada.
Menurutnya, ormas harus dikembalikan pada fungsi dan peran strategisnya, yakni sebagai mitra pemerintah dalam menjaga persatuan, memperkuat kohesi sosial, serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah, bukan sebaliknya menjadi sumber konflik di tengah masyarakat.
“Pembinaan dan penataan ormas sangat penting agar mereka kembali pada khitahnya, mengamalkan ideologi Pancasila, terutama nilai persatuan dan kesatuan. Ormas tidak boleh keluar dari koridor hukum dan norma sosial,” ujarnya.
Selain itu, Andie Dinialdie juga meminta aparat penegak hukum untuk bertindak tegas, profesional, dan objektif dalam menangani kasus bentrokan tersebut.
Ia menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara adil tanpa pandang bulu guna memberikan efek jera dan mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
“Aparat penegak hukum harus menangani persoalan ini dengan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku. Penegakan hukum yang konsisten sangat penting demi menjaga wibawa hukum dan rasa keadilan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Andie berharap, peristiwa ini dapat menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi kemasyarakatan, untuk melakukan introspeksi dan memperkuat komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan, persatuan, serta keharmonisan sosial di Sumatera Selatan, khususnya di Kota Palembang.
Kronologi Kejadian
Aksi saling serang diduga melibatkan dua kelompok pria bersenjata tajam terjadi di Jalan Angkatan 45, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa tersebut terekam video dan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang pria dikejar sekitar lima orang yang mengenakan jaket dan masker sambil membawa senjata tajam.
Kejar-kejaran terjadi dari depan PS Mall hingga ke seberang jalan.
Sesampainya di seberang jalan, korban terjatuh setelah dihadang oleh salah satu pelaku. Saat mencoba bangkit dan melarikan diri, korban dikeroyok oleh para pelaku yang langsung membacok secara bergantian menggunakan senjata tajam.
Usai melakukan pengeroyokan, para pelaku melarikan diri dari lokasi, sementara korban masuk ke dalam sebuah mobil yang telah menunggunya.
Saksi mata di lokasi, Purwanto, seorang penarik bentor, mengatakan keributan sudah terjadi sejak rombongan tersebut datang dari arah sebelum PS Mall.
“Mereka sudah ramai dari sana, lari-larian. Ada yang ketinggalan, jatuh di seberang jalan, lalu dilempar dan dibacok pakai senjata tajam, parang semua,” ujar Purwanto.
Purwanto mengaku tidak mengetahui penyebab bentrokan tersebut. Namun menurut pengamatannya, korban masih mampu berdiri dan hanya terlihat mengalami luka di bagian jari.
“Yang saya lihat lukanya di jari-jari saja,” katanya.
Pasca kejadian, polisi dari Polsek Ilir Barat I bersama Polrestabes Palembang langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Rifan Wijaya, mengatakan berdasarkan rekaman CCTV terdapat sekitar 10 orang lebih yang terlibat dalam aksi saling serang tersebut.
“Dari rekaman CCTV ada sekitar 10 orang lebih, dan memang saling serang,” ujar Rifan.
Ia menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami identitas para pelaku dan belum mengetahui apakah mereka berasal dari kelompok atau organisasi tertentu.
“Saat ini masih kami pelajari,” katanya.
Akibat peristiwa tersebut, satu orang korban mengalami luka dan sedang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit AK Gani Palembang. Polisi juga mengamankan dua bilah senjata tajam jenis parang yang ditemukan berserakan di area parkir PS Mall dan diserahkan oleh petugas keamanan setempat.
“Dua bilah parang sudah kami amankan untuk kepentingan penyelidikan,” tutup Rifan.
| Polisi Kantongi Identitas Pelaku Bentrok di Jalan Angkatan 45 Palembang, Murni Soal Parkir |
|
|---|
| Profil Ormas Harimau Sumatera Bersatu Diduga Bentrok di Jalan Angkatan 45 Depan PS Mall Palembang |
|
|---|
| Profil Ormas Permaskot Palembang Diduga Oknum Anggota Terlibat Bentrok di Jalan Angkatan 45 |
|
|---|
| Parkir Liar Samping PS Mall Palembang 'Bersih', Pasca Bentrok Dua Ormas yang Rebutan Lahan Parkir |
|
|---|
| Ormas Bentrok Rebutan Lahan Parkir, Pengamat Sebut Jangan Sampai Palembang Dicap Kota Premanisme |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/viral-dikeroyok-di-depan-PS.jpg)