Berita Palembang
137 Polisi Pakaian Preman Disebar Pada Malam Tahun Baru, Jembatan Ampera Palembang Ditutup Dua Jam
Hal tersebut disampaikan Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono melalui Kabag Ops Polrestabes Palembang Kompol M Jedi
Penulis: Andi Wijaya | Editor: Welly Hadinata
Ringkasan Berita:
- 137 personel preman disebar di sejumlah titik strategis Palembang untuk mengamankan malam Tahun Baru 2025–2026.
- 263 personel tambahan dikerahkan untuk pengamanan pusat perbelanjaan dan kawasan keramaian.
- Jembatan Ampera ditutup pukul 23.00–01.00 WIB dan masyarakat diimbau tidak menyalakan kembang api.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Sebanyak 137 personel berpakaian preman disiagakan Polrestabes Palembang untuk mengamankan pergantian malam Tahun Baru 2025–2026.
Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Hal tersebut disampaikan Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono melalui Kabag Ops Polrestabes Palembang Kompol M Jedi, Selasa (30/12/2025) siang.
“Untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas pada malam pergantian tahun, sebanyak 137 anggota berpakaian preman kami sebar di sejumlah titik strategis,” ujar Kompol M Jedi.
Adapun lokasi penyebaran personel preman meliputi kawasan Jakabaring, Bundaran Air Mancur, Kambang Iwak, Simpang Lima DPRD Sumsel, Lambidoro, Simpang Charitas, kawasan PTC Mall, Demang Lebar Daun, hingga Jalan Soekarno-Hatta.
Kompol M Jedi menegaskan bahwa aparat akan bertindak cepat apabila ditemukan gangguan kamtibmas di lapangan. “Kami pastikan malam pergantian tahun berjalan tertib dan aman.
Jika ada gangguan, anggota di lapangan akan langsung melakukan pengamanan,” tegasnya.
Selain itu, sebanyak 263 personel berseragam juga dikerahkan untuk pengamanan di pusat perbelanjaan dan kawasan keramaian, seperti Palembang Indah Mall (PIM), Palembang Square (PS), Palembang Icon, PTC Mall, serta kawasan Pasar 16 Ilir.
Polrestabes Palembang juga memberlakukan penutupan Jembatan Ampera mulai pukul 23.00 WIB hingga 01.00 WIB.
Selama penutupan tersebut, masyarakat dilarang berada di atas jembatan.
“Terkait penutupan Jembatan Ampera selama tiga jam, masyarakat tidak diperbolehkan berada di atas jembatan,” jelasnya.
Terkait perayaan malam tahun baru, Kompol M Jedi mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan kembang api sebagai bentuk empati terhadap warga yang tengah mengalami musibah.
“Kami mengimbau masyarakat tidak merayakan tahun baru secara euforia, termasuk tidak menyalakan kembang api,” pungkasnya.
Berita Palembang
Pergantian Malam Tahun Baru
malam tahun baru
polisi pakaian preman
Kabag Ops Kompol M Jedi P
| Masuk Musim Kemarau, Titik Panas di Sumsel Naik Signifikan, Terpantau Ada 542 Hotspot Selama Mei |
|
|---|
| Penuh Kebersamaan, RS Muhammadiyah Palembang Sembelih 10 Sapi dan 4 Kambing pada Idul Adha 1447 H |
|
|---|
| Pasca Heboh Pocong Viral di Gandus Ternyata Hasil AI, Pembuat Konten Diamankan Polisi dan Minta Maaf |
|
|---|
| Tukang Parkir Jagoan yang Viral di Kambang Iwak Palembang Ternyata Gangguan Jiwa, 'Ada Kartu Kuning' |
|
|---|
| Kecelakaan di Pangkal Jembatan Ampera Palembang, Angkot Warna Kuning Rute Kertapati-Ampera Terbalik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Kompol-M-Jedi-P-kabag-Ops-Polrestabes-Palembang.jpg)