Berita Wilayah

5 Provinsi Angka Perceraian Tertinggi di Indonesia, KDRT hingga Ekonomi Jadi Sebab

Provinsi Jawa Barat menjadi daerah nomor satu dengan angka perceraian tertinggi di Indonesia.

Tayang:
Penulis: Yandi Triansyah | Editor: Yandi Triansyah
handout
ANGKA PERCERAIAN TERTINGGI - 5 provinsi dengan angka perceraian tertinggi di Indonesia. 

Ringkasan Berita:
  • Provinsi Jawa Barat menjadi daerah nomor satu dengan angka perceraian tertinggi di Indonesia.
  • Ekonomi hingga pertengkaran jadi penyebab paling dominan pasangan bercerai. 
  • Berdasarkan data BPS tahun 2024 yang diperbarui 14 Februari 2025, angka perceraian di Indonesia tembus diangka 399.921 kasus. 

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Provinsi Jawa Barat menjadi daerah nomor satu dengan angka perceraian tertinggi di Indonesia. Ekonomi hingga pertengkaran jadi penyebab paling dominan pasangan bercerai. 

Berdasarkan data BPS tahun 2024 yang diperbarui 14 Februari 2025, angka perceraian di Indonesia tembus diangka 399.921 kasus. 

Dari jumlah tersebut perselisihan dan pertengkaran mencatatkan paling besar penyebab cerai yakni sebanyak 251.125 kasus. 

Kemudian faktor ekonomi mencatatkan sebanyak 100.198 kasus. 

Selanjutnya meninggalkan salah satu pihak juga tinggi penyebab cerai yakni diangka 31.265 kasus. 

Berikut kami rangkum lima provinsi dengan angka tertinggi kasus perceraian di Indonesia. 

1. Jawa Barat 

Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah pertama angka perceraian tertinggi di Indonesia. 

Kasus perceraian di Jawa Barat tembus 88.985 kasus.

Perselisihan dan pertengkaran paling dominan menjadi penyebab pasangan di Jawa Barat bercerai yakni sebanyak 51.122 kasus. 

Kemudian faktor ekonomi mencapai 33.264 kasus. 

2. Jawa Timur 

Provinsi Jawa Timur menjadi daerah ketiga dengan angka perceraian tertinggi di Indonesia. 

Kasus perceraian di Jawa Timur mencapai 79.293 kasus. 

Perselisihan dan pertengkaran menjadi faktor terbesar menyumbang angka perceraian yakni 36.275 kasus. 

Kemudian faktor ekonomi penyebab kedua perceraian terbanyak yakni 32.852 kasus. 

3. Jawa Tengah 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved